7.911 Pendatang Baru Padati Ibu Kota Pasca Lebaran 2026, Mayoritas Masih Usia Produktif

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
7.911 Pendatang Baru Padati Ibu Kota Pasca Lebaran 2026, Mayoritas Masih Usia Produktif

Ilustrasi - Sejumlah pemilir tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (25/4/2023). (ANTARA/Sean Filo Muhamad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pendatang baru Jakarta, pasca Lebaran 2026, Dukcapil DKI Jakarta, dan data kependudukan Jakarta menjadi sorotan utama menyusul berakhirnya masa mudik tahun ini.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 7.911 jiwa pendatang baru telah masuk ke wilayah ibu kota hingga 19 April 2026.

Angka tersebut terus bergerak dinamis seiring proses pendataan yang berlangsung di lima kota administrasi serta Kepulauan Seribu hingga akhir April mendatang.

Baca juga:

Disdukcapil DKI Catat 1.776 Pendatang Baru, Layanan Jemput Bola Digelar 1 Bulan

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengungkapkan bahwa daya tarik Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional tetap menjadi alasan utama bagi penduduk luar daerah untuk mengadu nasib. Mayoritas pendatang merupakan kelompok usia produktif yang siap memasuki pasar kerja.

"Jakarta sebagai pusat ekonomi Indonesia masih menjadi daya tarik bagi penduduk luar daerah yang datang pasca lebaran untuk mencari pekerjaan. Berdasarkan data yang masuk, lebih dari 57% pendatang baru berada pada usia produktif yaitu 20-39 tahun," ujar Denny Wahyu Haryanto, Minggu (19/4).

Pendekatan Humanis Tanpa Operasi Yustisi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak ada operasi yustisi atau razia kependudukan bagi warga baru. Kebijakan ini selaras dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengedepankan pendekatan humanis dalam memantau mobilitas penduduk.

Sebagai gantinya, petugas melakukan koordinasi ketat mulai dari level Walikota hingga pengurus RT/RW untuk menyosialisasikan pentingnya tertib administrasi.

Dukcapil DKI Jakarta menggencarkan layanan jemput bola di berbagai pemukiman warga dan memaksimalkan seluruh loket pelayanan kependudukan.

Denny menjelaskan bahwa sosialisasi masif ini bertujuan agar setiap warga yang menetap di Jakarta terdata secara akurat dalam sistem informasi administrasi kependudukan.

Jadwal Layanan Jemput Bola Serentak

Petugas akan melaksanakan kegiatan sosialisasi tingkat Kota Administrasi secara serentak pada 20 April 2026. Sejumlah titik lokasi telah ditetapkan, mulai dari Aula Kantor Kecamatan Kemayoran di Jakarta Pusat hingga Aula Kelurahan Pondok Kelapa di Jakarta Timur.

Layanan ini mencakup verifikasi data bagi penduduk menetap maupun pendaftaran penduduk nonpermanen.

Baca juga:

Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta

Bagi warga yang hanya menetap sementara, pemerintah mengimbau segera mendaftarkan diri di loket Suku Dinas Dukcapil sesuai domisili. Namun, bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi, proses pendaftaran kini jauh lebih praktis.

"Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, pendaftaran penduduk nonpermanen juga dapat dilakukan melalui Identitas Kependudukan Digital," tambah Denny. (Asp)

#Pendatang Baru #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta #Disdukcapil Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan