Iklan Jokowi di Media Surya Paloh Curi Start Kampanye, Hasto Berkelit: Itu Area Abu-Abu
No rekening dana kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: MP/Fadhli
MerahPutih.com - Sekretaris Tim Kampenye Nasional (TKN) Pasangan Petahana Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto menyangkal kubunya telah melakukan pelanggaran kampanye dengan mengiklankan nomor rekening dana kampanye yang tayang di salah satu media massa nasional.
Padahal dalam aturan jelas disebutkan pemasangan pariwara kampanye di media massa baru diizinkan 21 hari sebelum masa tenang pemilu tiba. Artinya, baru boleh tayang pada 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019 mendatang.
Menurut Hasto, iklan nomor rekening dana kampanye Paslon nomor 01 lengkap dengan gambar Jokowi-Ma'ruf berikut nomor urut Pilpres 2019 yang tayang di Media Indonesia itu bukan menyolong start kampanye.
Politikus PDIP itu berdalih TKN KIK malah mengikuti aturan KPU untuk mengumumkan rekening dana kampanye ke publik secara transparan. "Ya itu kan grey (abu-abu) area, harus dilihat juga misinya," ujar Hasto kepada awak media, Kamis (18/10).
Hasto lagi-lagi beralasan iklan yang tayang di media milik Ketua Umum NasDem Surya Paloh itu bertujuan untuk mengundang masyarakat agar ikut berpartisipasi sekaligus menciptakan transparansi dana.
"Kalau nggak ada gambar pak Jokowi, emangnya harus pake masker? Harus pake tutup? Kan ini menunjukkan bahwa ini memang nomor rekenig, kami ingin transparan, kami ingin terbuka," tukasnya.
Terkait laporan adanya unsur kampanye dalam iklan, Hasto kembali berkelit harus juga dilihat tujuan dari pemasangan iklan tersebut. "Ini kan memang masa kampanye tetapi kita kan juga mengikuti aturan untuk mengumumkan nomor rekening dari paslon, jadi semuanya juga harus dilihat dari tujuannya," tandas dia. (fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi