Ikappi Protes Aturan Masuk Pasar Tradisional Wajib Tunjukan Kartu Vaksin

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 30 Juli 2021
Ikappi Protes Aturan Masuk Pasar Tradisional Wajib Tunjukan Kartu Vaksin

Situasi di depan pintu masuk Pasar Cipete Utara, Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada penyesuaian PPKM Level 4 hari ke-3, Rabu (28/7/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) memprotes kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mewajibkan pembeli dan pedagang untuk menunjukan kartu vaksin agar bisa masuk ke pasar.

"Sebenarnya kami menyesalkan adanya persyaratan unuk menggunakan kartu vaksin," kata Ketua Umum Ikappi, Abdullah Mansuri di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (30/7).

Baca Juga

Pasar Tradisional di Jakarta Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Surat Vaksin

Akibat kebijakan itu, kata Abdullah pasar tradisional kini jadi sepi pengunjung dengan adanya kebijakan tersebut. Terlebih saat ini masih dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Dan di sini (Pasar Tanah Abang) harus ada kartu vaksinasi. mereka enggak jadi masuk. ini menjadi persoalan dan problematika," ucapnya.

Kendati demikian, Abdullah menyakini, PD Pasar Jaya yang diperintah Pemprov DKI mengelolah pasar mencabut aturan kartu vaksin. Saat ini pun tengah dilakukan koordinasi dengan Pasar Jaya mengenai persoalan tersebut.

"Kami akan terus berkormunikasi dengan mereka sebelum nanti kami melakukan apa yang kami lakukan," tuturnya.

Pengunjung pasar tradisional di Jakarta. Foto: ANTARA
Pengunjung pasar tradisional di Jakarta. Foto: ANTARA

Kata dia lagi, pedagang di Pasar terus mengeluh pendapatan sepi dengan aturan itu sebab warga tak berani masuk bila belum disuntik vaksin.

"Ya akhirnya orang tidak sepenuhnya masuk ke pasar. Akhirnya orang tidak bisa leluasa seperti biasanya," pungkasnya.

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya mengizinkan pembukaan pasar-pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari selama PPKM Level 4.

Hanya saja pedagang dan pengunjung pasar wajib menunjukan kartu vaksin ketika akan memasuki pasar. Dalam PPKM Level 4, ada beberapa perubahan perubahan, terutama terkait pelonggaran usaha kecil seperti pedagang kaki lima.

“Bahwa seluruh pasar milik Pasar Jaya dapat beroperasi maksimal hingga pukul 15.00 WIB dengan memperhatikan prokes dan kapasitas pengunjung pasar maksimal sebesar 50 persen," terangnya. (Asp)

Baca Juga

Antusiasme Tinggi, Dua Puluh Ribu Lebih Pedagang Pasar DKI Sudah Divaksin

#Pasar Tanah Abang #Pasar Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Jelang Lebaran 1447 H, Warga Berburu Busana Muslim di Pasar Tanah Abang
Warga memilih berbagai busana muslim untuk merayakan Lebaran 2026 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Maret 2026
Jelang Lebaran 1447 H, Warga Berburu Busana Muslim di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Pramono Ingin Tanah Abang Kembali Ramai, Dukung UMKM Tekstil
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin Pasar Tanah Abang kembali ramai. Pemprov DKI mendorong UMKM tekstil dan modest fashion menjelang Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Pramono Ingin Tanah Abang Kembali Ramai, Dukung UMKM Tekstil
Berita Foto
Warga Berburu Kurma untuk Takjil Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Pasar Tanah Abang
Pembeli memilih buah kurma di salah toko kurma kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (3/3/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 04 Maret 2026
Warga Berburu Kurma untuk Takjil Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib
Pemprov DKI Jakarta bersama kepolisian dan TNI telah menindaklanjuti kasus ini dengan menangkap pelaku dan melakukan pembinaan.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib
Indonesia
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Selain faktor digitalisasi, keberhasilan Pemprov DKI menjaga harga pangan juga menjadi kunci
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Indonesia
Pasar Jaya Genjot Revitalisasi, Legislator Dukung Hunian di Atas Pasar
Aset strategis Pasar Jaya harus dimaksimalkan untuk menjawab kebutuhan hunian.
Dwi Astarini - Rabu, 24 September 2025
Pasar Jaya Genjot Revitalisasi, Legislator Dukung Hunian di Atas Pasar
Indonesia
Anggota DPRD DKI Jakarta Minta Pasar Tradisional Diperhatikan, Ada Temuan Kotoran Binatang Berserakan di Mampang
Sebanyak 40 persen dari 153 pasar tradisional yang dikelola Pasar Jaya dalam keadaan memprihatinkan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
Anggota DPRD DKI Jakarta Minta Pasar Tradisional Diperhatikan, Ada Temuan Kotoran Binatang Berserakan di Mampang
Indonesia
Gubernur Pramono: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Pramono sebut manfaat digitalisasi bukan hanya meningkatkan transaksi, tapi juga mengurangi kejahatan di pasar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Agustus 2025
Gubernur Pramono: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Indonesia
4 Pasar Tradisional di Jakarta Bakal Direvitalisasi, Bulan Depan Digarap
4 pasar tersebut yakni Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat; Pasar Kampung Ambon, Jakarta Timur; Pasar Kramat Jaya, Jakarta Utara; dan Pasar Sungai Bambu, Jakarta Utara.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Juli 2025
4 Pasar Tradisional di Jakarta Bakal Direvitalisasi, Bulan Depan Digarap
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Revitalisasi Empat Pasar dengan Pendekatan Modern
Hal ini seperti disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno
Frengky Aruan - Kamis, 17 Juli 2025
Pemprov DKI Bakal Revitalisasi Empat Pasar dengan Pendekatan Modern
Bagikan