IHSG Merosot Terpengaruh Efek Domino Tiongkok

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 02 September 2015
IHSG Merosot Terpengaruh Efek Domino Tiongkok

Seorang karyawan melintasi kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (28/7). (Foto Antara/Fanny Kusumawardhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung merosot pada pembukaan perdagangan pagi ini mengikuti bursa Wall Street, New York. 

Seperti diketahui, perdagangan Wall Street terpuruk menyusul data perekonomian yang negatif. indeks energi S & P turun 3,7 persen, indeks keuangan turun 3,5 persen. Kemudian indeks Dow Jones Industrial Average turun 2,84 persen menjadi 16.058,35, S & P 500 ambles 2,96 persen ke 1.913,85 poin, serta Nasdaq Composite melemah 2,94 persen ke 4.636,11.

Mengikuti Wall Street, IHSG turut terseret dibuka langsung merosot 45,98 poin atau setara satu persen. Senada, indeks saham unggulan LQ45 juga ikut ambruk 11,77 poin atau setara 1,6 persen. Sementara JII melemah 8,74 poin ke 575.

Seluruh sektor berada di zona merah, dengan sektor konsumer memimpin pelemahan paling tinggi yakni sebesar 40,64 poin. Disusul kemudian oleh sektor manufaktur, perkebunan, dan infrastruktur. 

Bursa saham dunia jatuh lebih dalam terpengaruh perekonomian Tiongkok tengah melambat. Hal ini memicu aksi jual besar-besaran di seluruh dunia, dari bursa Tokyo sampai New York. 

Aksi jual yang massif itu dipicu oleh keluarnya data terbaru manufaktur Tiongkok yang memperlihatkan aktivitas industri Tiongkok stagnan. 

indeks aktivitas manufaktur PMI mencapai titik terendah dalam tiga tahun terakhir pada 49,7 yang mengindikasikan terjadi kontraksi pada aktivitas pabrik.

Data itu membuat dunia makin khawatir atas kesehatan ekonomi Tiongkok yang merupakan perekonomian terbesar kedua di dunia, dan melihat hal ini akan mempengaruhi dunia. (Luh)

Baca Juga: 

Harga Minyak Turun di Bawah US$50 per Barel

Bursa Saham Tiongkok Rontok Akibat Laporan Palsu Wartawan

Pemerintah AS Revisi Produksi, Harga Minyak Dunia Melambung Tinggi 

 

#Wall Street #Indeks Saham #IHSG #Bursa Saham Tiongkok
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 9 menit lalu
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Sentimen luar negeri menunjukkan perbaikan selera risiko investor setelah koreksi tajam harga minyak mentah meredakan kekhawatiran inflasi jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Indonesia
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa IHSG mampu berbalik menguat berkat sokongan soliditas fundamental perekonomian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Indonesia
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Purbaya menilai gejolak IHSG saat ini bersifat kekhawatiran jangka pendek, yang dipengaruhi oleh isu-isu negatif di dalam negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Meskipun bursa saham AS membaik, risalah rapat The Fed tetap menunjukkan nada ketat (hawkish)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Penguatan indeks LQ45 memberi angin segar di tengah pelemahan indeks utama pasar modal
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Bagikan