IHSG Melemah 94,64 Poin

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 24 Agustus 2015
IHSG Melemah 94,64 Poin

Seorang karyawan melintasi monitor pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (28/7). (Foto Antara/Fanny Kusumawardhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Sentimen pasar global masih negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada Senin (24/8).  

IHSG melemah 94,64 poin atau 2,18 persen menjadi 4.241,30. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 28,31 poin (4,19 persen) menjadi 696,73.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan kekhawatiran perlambatan ekonomi Tiongkok mendorong bursa saham global kembali tertekan ke level yang lebih dalam. Kejatuhan pada bursa global itu juga memberikan pengaruh pada pergerakan IHSG BEI.

"Banyaknya ketidakpastian global serta ketidakpastian kenaikan suku bunga The Fed, masih akan memberikan tekanan bagi IHSG. Pemodal sebaiknya tetap berhati-hati dalam mengambil posisi transaksi," katanya di Jakarta (24/8) seperti dikutip Antara.

Hampir seluruh sektor melemah. Sektor konsumer menjadi sektor yang paling melemah tajam sebesar 41,55 poin disusul sektor perkebunan melemah 40,17 poin.

Volume transaksi perdagangan pagi ini dibuka sebanyak 221,1 juta lembar saham senilai Rp265 miliar. Sebanyak 13 saham menguat, 166 saham melemah, 20 saham stagnan, dan 359 saham tidak ada perdagangan.

Beberapa saham menguat, seperti saham PT Tempuran Pelayaran Emas Tbk (TMAS) menguat Rp55 ke Rp1.600, serta PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp15 menjadi Rp2.745.

Sementara itu saham-saham yang melemah di antaranya yakni saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp2.150 ke Rp42.850, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp1.150 ke Rp14.400, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah Rp975 ke Rp34.625. (Luh)

Baca Juga: 

IHSG Bertahan di Zona Merah pada Penutupan Sore

Pengamat: Belum Ada Sentimen Positif Bisa Angkat Rupiah 

Sampai Akhir Tahun Ada 30.000 Pekerja Bakal Di-PHK 

 

#Ekonomi Global Melambat #Indeks Saham #IHSG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede
Pergerakan IHSG hari ini sukses menguat ke 6.639 berkat sentimen positif rekor cadangan devisa Indonesia yang tembus $146,5 miliar. Cek prediksi IHSG selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede
Indonesia
IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS
Pergerakan IHSG hari ini Selasa dibuka menguat ke level 6.639,51 membawa angin segar bagi investor. Namun, nilai tukar Rupiah justru melemah tipis ke Rp17.645 per dolar AS. Cek ulasan pasar selengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Efek Erupsi Anak Krakatau dan Sentimen Global Bikin Pasar Galau
Butuh prediksi IHSG hari ini? Pergerakan IHSG diproyeksi sideways di tengah sentimen pasar saham global, dampak erupsi Anak Krakatau, hingga efisiensi BUMN. Cek analisis lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Efek Erupsi Anak Krakatau dan Sentimen Global Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini dan Sinyal Cuan Saham Saat Geopolitik Panas, Cek Support-Resistancenya!
Pergerakan IHSG hari ini sukses menghijau di level 6.632, tak gentar hadapi konflik Timur Tengah dan rilis data ekonomi AS. Cek prediksi IHSG dan sentimen pasar modal terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini dan Sinyal Cuan Saham Saat Geopolitik Panas, Cek Support-Resistancenya!
Indonesia
IHSG Hari Ini Babak Belur Dihantam Sentimen Global, Cek Prediksi dan Biang Keroknya!
Pergerakan IHSG hari ini anjlok mengikuti bursa saham Asia dan global akibat lonjakan tajam harga minyak mentah. Cek analisis lengkap dan prediksi arah pergerakan IHSG di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
IHSG Hari Ini Babak Belur Dihantam Sentimen Global, Cek Prediksi dan Biang Keroknya!
Indonesia
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
BEI resmi menunda implementasi aturan saham Rp1 di pasar reguler dari target 7 September ke akhir September 2026. Ketahui alasan dan dampak penundaannya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
Indonesia
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
IHSG hari ini dibuka menguat di tengah sikap wait and see investor. Simak prediksi IHSG, analisis pergerakan saham BEI, dan sentimen global terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
Indonesia
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Kondisi pasar modal domestik berbanding terbalik dengan tren kawasan regional akibat faktor kebijakan ekonomi Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Seluruh eksportir pemegang kriteria kini wajib menempatkan minimal 30 persen devisa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Indonesia
​IHSG Hari Ini Meroket Tajam! Kepanikan Mereda, Saatnya Borong Saham Blue Chip?
IHSG hari ini ditutup menguat tajam seiring meredanya kekhawatiran isu domestik. Cek rangkuman pergerakan pasar, saham incaran, dan prediksi IHSG di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
​IHSG Hari Ini Meroket Tajam! Kepanikan Mereda, Saatnya Borong Saham Blue Chip?
Bagikan