IHSG Dibuka Menguat 12,48 Poin

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 16 September 2015
IHSG Dibuka Menguat 12,48 Poin

Seorang karyawan melintasi kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (28/7). IHSG melemah 38,95 poin atau 0,82% ke 4.732,34 pada akhir sesi I. (Foto Antara/Fanny Kusumawardhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Pergerakan indeks saham dibuka menguat pada pagi ini. Hal ini sejalan dengan penguatan bursa saham di Wall Street.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (16/9) wib, dibuka menguat 12,48 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 4.359. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga naik 2,50 poin ke 735 dan JII menguat 2,93 poin ke 583.

Hampir seluruh sektor menguat kecuali sektor keuangan yang melemah sebesar 1,10 poin. Sementara sektor perkebunan memimpin sektor-sektor yang naik dengan penguatan tertinggi 19,63 poin.

Volume transaksi perdagangan saham pagi ini dibuka sebanyak445,3 juta lembar saham senilai Rp302,8 miliar. Sebanyak 101 saham menguat, 31 saham melemah, 56 saham stagnan, dan 367 saham tidak ada perdagangan.

Saham-saham di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan, Selasa (15/9) waktu setempat. Bursa saham Wall Street membaik menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve pekan ini. 

Dow Jones Industrial Average naik 228,89 poin (1,40 persen) menjadi ditutup pada 16.599,85.

Indeks berbasis luas S&P 500 melonjak 25,06 poin (1,28 persen) menjadi berakhir di 1.978,09, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq naik 54,76 poin (1,14 persen) menjadi 4.860,52. 

Membaiknya bursa Wall Street juga mempengaruhi bursa Asia. Indeks MSCI Asia Pasifik naik 1 persen menjadi 127,90 pada pukul 09.08 di Hong Kong. Saham-saham di sektor konsumen menjadi pendorong utama kenaikan bursa Asia. Indeks Topix Jepang naik 1,3 persen, Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,6 persen daqn Indeks Australia S&P 200 naik 1,2 persen.

Seperti diketahui, para spekulan menunggu keputusan the Fed yang akan mengumumkan hasil pertemuan dalam waktu dekat. Banyak kalangan mengharapkan Bank Sentral AS tidak menaikkan suku bunga acuan, yang terus dipertahankan selama hampir 10 tahun ini. (Luh)

Baca Juga:

Harga Emas PT Antam Stagnan

Harga Minyak Mentah Akhirnya Bangkit

Rupiah Melemah, Pengusaha Feedloter Rugi Miliaran Rupiah

Rizal Ramli Desak DPR Usut Sumber Dana Iklan Pelindo II

Rupiah Ditutup Tembus Rp14.400 per Dollar AS

#The Fed #Wall Street #IHSG
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Sentimen luar negeri menunjukkan perbaikan selera risiko investor setelah koreksi tajam harga minyak mentah meredakan kekhawatiran inflasi jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Indonesia
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa IHSG mampu berbalik menguat berkat sokongan soliditas fundamental perekonomian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Indonesia
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Purbaya menilai gejolak IHSG saat ini bersifat kekhawatiran jangka pendek, yang dipengaruhi oleh isu-isu negatif di dalam negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Meskipun bursa saham AS membaik, risalah rapat The Fed tetap menunjukkan nada ketat (hawkish)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Penguatan indeks LQ45 memberi angin segar di tengah pelemahan indeks utama pasar modal
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Bagikan