Idul Adha di Kampung Halaman, Oesman Sapta Bagikan 50 Rumah

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 11 Agustus 2019
Idul Adha di Kampung Halaman, Oesman Sapta Bagikan 50 Rumah

OSO di Komplek Perumahan Anjang Odang. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Momen Idul Adha 1440 H bertepatan 2019 Masehi dimanfaatkan Ketua DPD RI Oesman Sapta untuk berbagi kepada masyarakat termasuk saudaranya di kampung halamannya, Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Senator yang karib disapa OSO itu membagikan 50 rumah yang dibangunnya di Sukadana, Kayong Utara, Kalbar.

Baca Juga: Alasan KPU Ngotot Tolak Surat Jokowi Perintahkan OSO Boleh Jadi Caleg DPD

Puluhan rumah itu dinamakan Komplek Perumahan Anjang Odang. Rumah itu langsung menghadap laut lepas Selat Karimata, dan juga Gunung Palung. Masing-masing 25 rumah dibangun berhadapan.

OSO
Ketua DPD RI Oesman Sapta. (MP/Ponco Sulaksono)

Satu rumah memiliki luas tanah 200 meter, dan bangunan 50 meter. Ada dua kamar di dalamnya. Selain rumah, Oesman Sapta juga memberikan isi berupa kursi tamu dan kasur untuk masing-masing rumah.

"Sebetulnya ini adalah salah satu program saya, kembali ke desa. Jadi, kalau dari desa asal usulnya, jangan pernah lupakan desa," kata Oesman Sapta.

Pembagian rumah itu dihadiri puluhan saudara sepupu atau ahli waris yang berhak menerima bangunan tersebut, dan disaksikan Bupati KKU Citra Duani serta Kapolres KKU AKBP Asep Irpan Rosadi.

Sistem pembagian juga cukup unik. Sebanyak 50 bola pingpong warna kuning sudah disediakan di dalam sebuah wadah. Masing-masing bola sudah bertuliskan blok dan nomor rumah. Kemudian satu per satu nama sepupu atau ahli warisnya dipanggil untuk mengambil "undian" yang ada di bola pingpong yang sudah dimasukkan dalam sebuah wadah tersebut.

Baca Juga: Seluruh Pengaduan OSO Ditolak DKPP

Nah, yang mendapat nomor B5, atau A1, misalnya, langsung menuju rumah tersebut. Kuncinya sudah digantung di pintu. Setelah rumah dibagikan, maka blok dan nomor harus dicabut. Diganti dengan nama pemiliknya masing-masing.

"Jadi keluarga kalau lewat jadi tahu ini rumah siapa. Yang penting ini sepupu saya," ujar Oesman Sapta.

Sepupu maupun ahli waris sangat antusias mengikuti program tersebut. Oesman Sapta pun sesekali bercanda dengan sepupunya atau yang mewakili. "Kalau tidak begini, susah mau kumpulnya," ungkap pria kelahiran Sukadana 18 Agustus 1950 itu.

Oesman Sapta mengatakan, Sukadana memang punya banyak kisah menarik dan bersejarah baginya. Bahkan, kata Oesman Sapta, tidak sedikit orang yang tertarik dengan kabupaten yang penuh dengan kesederhanaan.

"Bupati juga ambisius membangun sarana dan prasarana untuk menyejahterahkan warganya, saya sebagai keluarga besar berkewajiban menghidupi keluarga di sini, dan memberikan lapangan pekerjaan dan hunian yang layak," papar Oesman Sapta.

Ketua DPD RI itu menegaskan membangun desa harus dengan cara yang bermartabat. Rumah ini, kata Oesman Sapta, sudah dilengkapi sarana dan prasarana yang layak, mulai dari sisi kebersihan, hingga air bersih.

"Jadi, kalau mau ambil wudhu kan harus dengan air bersih. Di sini sudah tersedia," katanya.

Oesman Sapta berpesan rumah itu tidak boleh dijual. Rumah harus dirawat dengan baik. Kebersihan harus dijaga. "Setiap tahun nanti akan ada angket soal pemeliharaan kebersihan. Siapa yang paling bersih dan terawat akan mendapat hadiah," ujar Oesman Sapta.

Baca Juga: OSO Sebut Wiranto Penyebab Hanura Tak Lolos Parlemen

Bupati Citra Duani mengaku sangat terbantu dengan dibangunnya Perumahan Anjang Odang tersebut sehingga bisa membuat Sukadana menjadi lebih rapi dan bersih. "Kekompakan masyarakat, maupun keluarga besar Pak Oesman Sapta terjamin," tegas dia dalam kesempatan tersebut.

Dia mengatakan, Pemkab KKU akan menjadikan ini sebagai percontohan pembangunan komplek perumahan yang ditata rapi, memiliki ruang terbuka, air lancar, dan listrik menyala. "Nanti kami akan aspal jalannya sehingga hujan tidak lagi berlumpur," ujarnya.

Citra menambahkan dengan dibangun, diresmikan dan diberikan secara cuma-cuma, maka ini menjadi motivasi untuk bisa terus membangun. "Belum ada tokoh daerah yang bagikan 50 rumah, lengkap dengan furniture-nya. Ini membanggakan dan jadi motivasi, supaya bisa berbuat yang terbaik," ujar Citra.

Kapolres Asep mengatakan bahwa Komplek Perumahan Anjang Odang akan dijadikan sebagai model sistem keamanan keliling (siskamling) untuk menjadi kampung mandiri keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Jadi, akan kami jadikan model mengelola kamtibmas dari komplek perumahan," kata Asep.

Dia menegaskan bahwa akan terus membimbing warga untuk sadar kamtibmas, termasuk menjadikan masyarakat peduli api. Sebab, alam KKU yang masih bagus, terancam kebakaran hutan.

Baca Juga: Berkukuh Coret OSO dari Daftar Caleg DPD, KPU Terancam Pidana

"Jadi kami juga membimbing masyarakat peduli api. Dari sini bisa muncul pioneer masyarakat peduli api," ujar perwira menengah dengan dua melati di pundak kanan dan kirinya itu.

Oesman Sapta didampingi Citra dan Asep serta masyarakat kemudian meninjau ke dalam rumah. "Assalamualaikum," ucap Ketua DPD RI begitu membuka pintu rumah yang ditinjaunya. (Pon)

Baca Juga: OSO Ingatkan Masyarakat Pilih Pemimpin Amanah

#Idul Adha #Oesman Sapta Odang
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Selain berdampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Indonesia
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Anggap Prabowo Tak Langgar Aturan dan Hukum Gunakan APBN untuk Bantuan Sapi Kurban
Habiburokhman mengatakan bantuan hewan kurban tersebut justru merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat, pondok pesantren, masjid, tokoh agama, dan kelompok masyarakat lain
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Ketua Komisi III DPR Anggap Prabowo Tak Langgar Aturan dan Hukum Gunakan APBN untuk Bantuan Sapi Kurban
Indonesia
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menyalurkan lebih dari seribu hewan kurban
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Indonesia
Menteri Agama: Daging Kurban Bukan Cuma Buat Muslim, Tapi untuk Semua Orang Kelaparan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan distribusi daging kurban Idul Adha tidak hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk semua warga tanpa memandang agama.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Menteri Agama: Daging Kurban Bukan Cuma Buat Muslim, Tapi untuk Semua Orang Kelaparan
Indonesia
78 Hewan Kurban Masjid Istiqlal Baru Disembelih Hari Ini, Termasuk 2 Sapi Jumbo dari Prabowo dan Gibran
Panitia diminta memastikan darah hasil penyembelihan tidak mencemari sungai sekitar Masjid Istiqlal.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
78 Hewan Kurban Masjid Istiqlal Baru Disembelih Hari Ini, Termasuk 2 Sapi Jumbo dari Prabowo dan Gibran
Tradisi
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Gunungan jaler melambangkan peran laki-laki sebagai pencari nafkah, sedangkan gunungan estri melambangkan perempuan yang mengelola hasil nafkah untuk kebutuhan keluarga.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Indonesia
Hampir 1 Juta Orang Hilir Mudik Naik Kereta di Libur Panjang Idul Adha
PT KAI mencatat 911.176 tiket terjual pada libur panjang Idul Adha 2026. Pasar Senen, Gambir, dan Yogyakarta jadi stasiun terpadat. Relasi Gambir–Yogyakarta paling diminati.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Hampir 1 Juta Orang Hilir Mudik Naik Kereta di Libur Panjang Idul Adha
Bagikan