Idrus Marham : Semua Kandidat Ketua Umum Golkar Harus Bersaing Secara Sportif

Fadhli Fadhli - Sabtu, 29 November 2014
Idrus Marham : Semua Kandidat Ketua Umum Golkar Harus Bersaing Secara Sportif

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik- Meskipun di dalam tubuh Partai Golongan Karya (Golkar) saat ini masih terjadi perseteruan antar anggotanya, namun tidak ada hambatan aktifitas partai dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Tepat pukul 12.00 WIB, selepas sholat jumat, kantor DPP Partai (Golkar), disambangi oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham. Sebelumnya kantor DPP Golkar di kawasan Slipi, Jakarta Barat sempat panas gara-gara bentrok antar satgas pemuda partai berlambang pohon Beringin tersebut.

Menurutnya, partai Golkar merupakan sebuah partai yang dibangun dan dikelola dibawah sistem yang baik dan efektif, karena dibawah sistem inilah terdapat asas taat, asat aturan, etika, dan bermartabat. Hal ini dimaksudkan agar Golkar dapat lebih bisa mendekatkan diri dengan masyarakat, bukan membuat sensasi-sensasi yang kontra produktif. "ungkap Idrus Marham Jumat lalu (28/11).

Dengan tegas Sekjen Partai Golkar ini menghimbau kepada semua kader partainya, agar melakukan semua yang terbaik dalam demokrasi dan mengedepankan nama partai ini. Kader Golkar tidak boleh melakukan hal anarkis dan kekerasan di dalam tubuh partainya sendiri.

“Boleh saja kita melakukan sensasi yang yang bermanfaat bagi masyarakat bukan gerakan kaderisasi yang anarkis. Saya selaku yuniornya abang Yoris yang pernah bersama-sama dan pernah menjabat sebagai ketua AMPG, bahwa langkah-langkah yang di ambil oleh bang Yoris kalau memang betul maka akan menjadi degradasi nama baik Golkar. Tapi saya juga merasa tidak mungkin, karena masyarakat pasti tahu kalau orang-orang yang berkumpul di Partai Golkar adalah orang-orang hebat dan taat terhadap aturan mainnya. karena ada oknum-oknum yang mendukung dalam langkah ini, maka akan menjadi degdradasi nama baik dalam partai ini,” tutur Sekjen DPP Golkar ini.

Dalam mencalonkan diri pada Munas nanti, semua kandidat, kata Idrus, harus mempersiapkan diri sedari awal untuk bertarung, bukannya menikung disaat-saat akhir, karena semua calon harus taat pada aturan main dan berada pada koridor aturan main partai.

#Nasional #Politik #News #Berita
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin santer terdengar.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Indonesia
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Ketua IM57+ Institute periode 2021-2024 ini menilai, usulan KPK tersebut memiliki dasar yang kuat, baik secara teori maupun praktik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Indonesia
Cegah Korupsi Politik, KPK Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Dibatasi 2 Periode
KPK usulkan ketua umum partai maksimal 2 periode untuk cegah korupsi politik. Simak 16 rekomendasi lengkap perbaikan parpol.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Cegah Korupsi Politik, KPK Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Dibatasi 2 Periode
Indonesia
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
PKB Jakarta Barat menekankan peran penting partai yang hadir untuk masyarakat. Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun lewat narasi politik saja.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
Indonesia
Arahan Presiden Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD Dilakukan Tertutup
Prabowo menekankan, para Ketua DPRD yang hadir, meski berasal dari latar belakang politik berbeda, tetap memiliki semangat kebangsaan yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Arahan Presiden Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD Dilakukan Tertutup
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Seskab Teddy Kenalkan Istilah Inflasi Pengamat, Banyak Bicara Tanpa Data Tak Sesuai Bidang
Istilah baru yang diperkenakan Seskab itu merujuk kepada banyak pihak yang memberikan analisis di berbagai bidang tanpa didukung latar belakang maupun data yang sesuai fakta.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Seskab Teddy Kenalkan Istilah Inflasi Pengamat, Banyak Bicara Tanpa Data Tak Sesuai Bidang
Berita
Cara Situs Berita Menjaga Keseimbangan antara Kecepatan dan Akurasi
Simak rahasia di balik situs berita yang mampu menyajikan informasi cepat, akurat, dan nyaman dibaca di era digital.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Cara Situs Berita Menjaga Keseimbangan antara Kecepatan dan Akurasi
Bagikan