MerahPutih News - Terpilihnya Aburizal Bakrie (Ical) sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk kedua kalinya mendapat pujian banyak pihak.
Pemikir politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai terpilihnya Ical akan semakin memperkuat posisi Koalisi Merah Putih (KMP) sebagai oposisi rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-Kalla).
"Ini positif buat perkembangan demokrasi di Indonesia, karena Golkar yang dipimpin ARB kemungkinan besar akan membuat KMP makin solid sebagai kekuatan penyeimbang pemerintan," ungkapnya saat dihubungi MerahPutih.com di Jakarta, Kamis (4/12).
Kekuatan penyeimbang ini penting. Sehingga ada gengsi check and balance untuk pemerintah, karena jika tidak ada oposisi sama saja dengan zaman orde baru
Hendri menambahkan, posisi Ical sebagai Ketum Golkar akan bertambah kuat apabila segera melakukan komunikasi dengan Pemerintah untuk mendapatkan pengakuan. Sebab, Partai Golkar saat ini tengah terbelah dua, yaitu kubu Agung Laksono yang membentuk 'Tim Penyelamat Partai Golkar' yang akan menyelenggarakan Munas tandingan pada Januari 2015 mendatang. Sedangkan kubu lawannya adalah kubu Ical sendiri yang telah menuntaskan Munasnya di Bali tadi malam.
"Kalau Golkar langsung melakukan komunikasi politik dengan pemerintah dan kepengurusan disahkan maka Munas tandingan tidak ada gunanya," demikian Hendri.