Ibu yang Bekerja Bukan Ibu Egois

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 08 Desember 2022
Ibu yang Bekerja Bukan Ibu Egois

Anak dengan ibu yang bekerja biasanya menjadi lebih mandiri. (freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA zaman modern seperti ini rasanya kurang tepat untuk melarang seorang perempuan untuk tidak bekerja meski telah memiliki anak. Apalagi kebutuhan anak dinilai semakin tinggi, harga kebutuhan pokok menjulang, ditambah pendidikan anak biayanya tidak main-main. Tak berhenti di situ, kebutuhan sekunder seperti gawai dan mobilitas bagi si kecil juga perlu masuk perhitungan pengeluaran bulanan.

Menurut wisestep.com, terhimpit di tengah zaman yang serba uang, uang, dan uang memang memerlukan strategi khusus untuk mencari penghasilan tambahan. Salah satu solusi yang bisa digunakan adalah membiarkan ibu tetap bekerja agar kebutuhan anak tak lagi terasa mencekik.

Sayangnya ibu yang bekerja masih dianggap sebagai ibu yang egois karena tega meninggalkan si kecil bersama pengasuh atau menitipkannya di daycare. Padahal ibu yang bekerja sesungguhnya adalah pahlawan bagi anak karena bisa menjadi role model di masa depan.

Baca Juga:

Lampiaskan Kemarahan dengan Cara Sehat dan Produktif

anak
Anak-anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya selain dengan orangtuanya. (Pexels/Iqwan Alif)

Waktu berkualitas

Ibu yang bekerja tentu saja tidak akan meninggalkan anak seorang diri di dalam rumah tanpa pengawasan. Biasanya ibu akan menyediakan pengasuh di rumah atau dititipkan di daycare. Dititipkan kepada pengasuh dan daycare tidak melulu negatif loh bund.

Apalagi zaman sekarang terdapat banyak 'kurikulum' anak dan mainan edukasi yang bisa diberikan kepada anak melalui pengasuh dan daycare. Meninggalkan anak selama beberapa jam/hari karena bekerja akan menunjang kemandiriannya kelak. Dijamin deh waktu di akhir pekan akan membuat kualitas pertemuan anak dan ibu akan meningkat.

Tabungan

Suami dan istri yang sama-sama masih bekerja meski telah memiliki anak tentu saja dapat memperbanyak tabungan keluarga. Saat ini rasanya hanya mengandalkan pemasukan dari satu pihak saja masih terasa 'mencekik'. Apalagi jika kamu dan suami belum memiliki passive income sebagai pemutar pemasukan utama. Ibu yang bekerja setelah memiliki anak bukanlah ibu yang egois. Melainkan ibu yang bijaksana karena menginginkan stabilitas dalam hal finansial keluarga.

Baca Juga:

Recharge Rasa Kangen Bareng Pasangan LDR

anak
Di akhir pekan keluarga memiliki waktu yang berkualitas. (Pexels/Migs Reyes)

Role model

Saat ini tak etis jika masih mempersempit peran perempuan sebatas di rumah dan mengurus anak saja. Tak hanya membantu keuangan keluarga, ibu yang bekerja juga pastinya akan menjadi role model bagi anak-anak. Terutama bagi anak perempuan agar mereka tumbuh dengan mindset bahwa manusia hanya bisa bergantung pada diri sendiri bukan kepada pasangan, orangtua, apalagi teman.

Masa depan adalah sesuatu yang tak pasti. Maka, lebih baik mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang termasuk kondisi finansial sebagai bentuk persiapan diri jika ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi di masa yang akan datang.

Anak mandiri

Memanjakan anak dan selalu berada di dekatnya selama 24/7 memang tidak salah. Tetapi anak yang terbiasa selalu berada di dekat orangtuanya akan kesulitan untuk mengandalkan diri sendiri di masa depan.

Dengan melihat ayah ibunya yang sama-sama bekerja dan kondisi yang menuntut anak-anak untuk bisa melakukan segala sesuatu sendiri. Kemudian anak dengan sendirinya akan tumbuh mandiri dan tidak mengandalkan orangtua ketika sudah dewasa. (Mar)

Baca Juga:

Manfaat Menertawakan Diri Sendiri

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Bagikan