Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan Mental

Manfaat Menertawakan Diri Sendiri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 05 Desember 2022
Manfaat Menertawakan Diri Sendiri

Dapat meningkatkan kepercayaan dirimu. (Foto: Unsplash/Jamie Brown)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APA yang kamu bayangkan saat harus menertawakan diri sendiri? Aneh bukan? Meski begitu, menertawakan diri sendiri rupanya memberikan banyak manfaat, khususnya dalam meningkatkan harga diri dan kesadaran diri.

Menertawakan diri bukan berarti kamu harus tertawa sendiri tanpa alasan yang jelas, ya. Namun, menertawakan diri sendiri yang tepat adalah ketika kamu mampu melihat dirimu dengan sentuhan humor atau dari sudut pandang yang lebih santai. Mengutip laman Alodokter, berikut manfaat menertawakan diri sendiri.

Baca juga:

Berkah Menjadi Seorang Introver

1. Meningkatkan self-esteem

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan pernah berbuat salah. Nah, daripada terus-menerus menyalahkan diri sendiri karena kekurangan yang dimiliki atau kesalahan yang terjadi, coba deh pandang hal tersebut dari sisi lain, seperti kelucuannya.

Menurut penelitian, situasi sulit yang dipandang sebagai humor dan ditertawakan akan terasa lebih mudah untuk dihadapi. Hal ini pun akhirnya bisa menumbuhkan self-esteem dalam dirimu.

Manfaat Menertawakan Diri Sendiri
Artinya kamu punya selera humor yang tidak kaku. (Foto: Unsplash/Brian Lundquist)

2. Meningkatkan self-awareness

Self-awareness atau kesadaran diri bisa ditingkatkan dengan menertawakan diri sendiri. Saat mampu menertawakan diri sendiri, artinya kamu bisa mengenali kekurangan yang ada di dalam dirimu dan menganggapnya sebagai hal normal.

Selain itu, kamu juga akan lebih memahami semua hal yang ada di dalam dirimu, termasuk kebiasaan sehari-hari, motivasi, dan tujuan hidup. Nah, pemahaman ini dapat kamu gunakan untuk mengubah hal-hal kurang baik yang ada di dalam hidup.

Baca juga:

Waspadai Denial of Pregnancy Syndrome, Seberapa Berbahaya?

3. Memperkuat hubungan dengan orang lain

Saat menertawakan diri sendiri, kebanyakan orang akan lebih tertarik menjalin hubungan dengan orang yang punya selera humor dan tidak kaku. Misalnya, kamu sering membuat lelucon tentang diri sendiri dan menertawakannya.

Jenis humor seperti ini akan membuat orang lain melihat dirimu sebagai soosk yang menyenangkan, rendah hati, nyaman dengna diri sendiri, dan tidak mudah menghakimi kekurangan orang lain.

Manfaat Menertawakan Diri Sendiri
Jangan terlalu sering menertawakan diri sendiri dan orang lain secara berlebihan. (Foto: Unsplash/Surface)

4. Mengatasi stres

Saat dihadapkan pada situasi yang menegangkan, secara tidak sadar tubuh kita akan merespons hal tersebut sebagai suaut ancaman, sehingga kadar stres akan meningkat. Nah, supaya kadar stres bisa mereda, hadapilah situasi tersebut dengan lebih santai.

Salah satu caranya adalah menertawakannya. Dengan begitu, kamu diharapkan mampu menghadapi situasi yang menegangkan dengan lebih tangugh dan berdaya.

Kamu boleh menertawakan diri sendiri tetapi jangan sampai berlebihan, karena justru terkesan merendahkan diri sendiri. Selain itu, hindari juga menertawakan orang lain di ranah yang penting, misalnya lingkungan akademik atau pekerjaan. (and)

Baca juga:

Depresi dan Kesedihan, Serupa Namun Tak Sama

#Lipsus Desember Kesehatan Mental #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Bagikan