HUT PDIP Usung 'Satyam Eva Jayate Kebenaran Pasti Menang', Undangan Terbatas 51 Orang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 Januari 2024
HUT PDIP Usung 'Satyam Eva Jayate Kebenaran Pasti Menang', Undangan Terbatas 51 Orang

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (8/1). MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDIP menggelar rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) partai ke-51 pada Rabu, 10 Januari 2024, mendatang. HUT ke-51 PDIP yang mengusung tema 'Satyam Eva Jayate, Kebenaran Pasti Menang' itu akan dibuka di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB.

"Sekolah partai merupakan tempat untuk mendidik kader-kader partai yang punya moralitas dan etika politik yang baik, memiliki komitmen kerakyatan menjadikan falsafah Pancasila dengan komitmen pembebasan nasib wong cilik," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (8/1).

Baca Juga:

Hasto Sebut Data Prabowo Soal Alutsista Bekas Keliru

Hasto menjelaskan peringatan HUT ke-51 PDIP merupakan momentum untuk melakukan kritik-otokritik atas perjalanan partai dan rekam jejak sejarah yang begitu panjang. Adapun, peringatan HUT ke-51 PDIP akan dilaksanakan secara sederhana tetapi khidmat.

"Sehingga yang diundang (hadir langsung di tempat) nanti hanya 51 orang sesuai dengan usia PDIP," tegas petinggi partai banteng itu.

Namun, lanjut Hasto, acara diikuti secara daring seluruh kader, simpatisan, dan Satgas PDIP. Mulai dari Anak Ranting, Ranting, PAC, DPC dan DPD serta seluruh calon anggota legislatif, kepala daerah, dan wakil kepala daerah.

Baca Juga:

Hasto Sebut Prabowo Baru Belajar Blusukan

Menurut dia, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri nanti akan menyampaikan pidato politiknya kepada seluruh jajaran kader partai berlambang banteng moncong putih itu saat acara HUT.

Lebih jauh, Hasto menjelaskan tema Satyam Eva Jayate menjadi keyakinan politik PDIP yang menyatu bersama rakyat, bersama wong cilik di dalam menjalankan agenda-agenda politik ke depan.

Menurut dia, keyakinan politik PDIP itu diwujudkan dengan komitmen kerakyatan yang menyatu dengan rakyat dalam acara yang digelar pukul 16.00 dan 19.00 WIB pada hari yang sama

"Seluruh komitmen PDIP akan ditampilkan di dalam gerakan kerakyatan pada jam 4 sore dan 7 malam untuk mengadakan peringatan di tengah-tengah rakyat oleh setiap komponen partai, sehingga partai betul-betul bonding dengan rakyat, karena jati diri PDIP yang berasal dari rakyat," tegas Doktor Ilmu Pertahanan itu. (Pon)

Baca Juga:

Tidak Ikut Perayaan HUT PDIP, Rudy Bicara Soal KTA Jokowi

#PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan