HPN 2022, Ketua DPR Singgung 'Infodemi' Hoaks di Ruang Publik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 09 Februari 2022
HPN 2022, Ketua DPR Singgung 'Infodemi' Hoaks di Ruang Publik

Ketua DPR, Puan Maharani (Tengah) (MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan media massa dalam melawan berita bohong pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari mendapat apresiasi dari Ketua DPR, Puan Maharani. Menurut Puan, pers punya peranan penting untuk melawan hoaks di tengah masyarakat.

“Saya Puan Maharani, Ketua DPR RI, mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2022,” kata Puan saat mengikuti puncak peringatan HPN 2022 secara virtual, Rabu (9/2).

Baca Juga

HPN 2022: Kapolda Metro Ingatkan Wartawan Jangan Bosan Beri Kritik

Menurut Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini, banjir informasi tak terkendali atau infodemi telah menyebar ke ruang-ruang publik lewat berbagai platform digital. Akibatnya, masyarakat banyak terpapar hoaks.

“Contohnya hoaks tentang vaksin. Media massa mempunyai tugas penting untuk meluruskan mis-informasi dan hoax-hoax tersebut,” sebutnya.

Puan mengatakan, tantangan pekerja jurnalistik saat ini adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Jurnalisme harus hadir sebagai lembaga 'clearing house' untuk memverifikasi isu-isu yang beredar di masyarakat.

“Saya mengapresiasi media massa yang telah melakukan verifikasi lewat fact-cheking untuk meluruskan berita-berita bohong, terutama dalam penanganan COVID-19 dan vaksinasi,” lanjut mantan Menko PMK itu.

Puan berharap, pers tidak melupakan kewajibannya untuk mengedukasi masyarakat. Apalagi pers merupakan pilar keempat dalam demokrasi.

“Saya berharap fungsi pers untuk mendidik masyarakat dengan melurukan isu-isu hoaks juga berjalan dalam bidang lainnya, untuk mencegah ‘infodemi’ lainnya,” ucap Puan.

Baca Juga

HPN 2022, CT Sebut Mudahnya Membuat Media Digital

Pers harus senantiasa berpegang teguh terhadap kewajibannya untuk mengedepankan kepentingan umum. Oleh karena itu, Puan berharap para pekerja pers menjunjung tinggi asas pemenuhan hak masyarakat untuk mendapat informasi yang akurat, jujur, dan berimbang.

“Kecepatan harus diimbangi dengan keakuratan berita. Kuncinya adalah pers harus disiplin melakukan verifikasi, berimbang dan independent,” terangnya.

Puan pun memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja media massa yang terus setia dan tak kenal lelah mengawal kehidupan demokrasi di Indonesia. Ia juga menegaskan komitmennya dalam mendukung kebebasan pers.

“Kebebasan pers adalah hak yang diberikan oleh konstitusi. Namun kebebasan pers harus tetap dibarengi dengan rasa tanggung jawab, profesional dan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” kata Puan.

Baca Juga:

Wagub Jabar Ancam Pelaku Tawuran Tidak akan Diberi Bantuan

Di peringatan HPN tahun ini, Puan mendoakan agar Pers Indonesia bisa semakin berkualitas dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. Karya jurnalistik yang baik, disebutnya, akan membawa banyak manfaat dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.

“Terus maju Pers Indonesia. Bekerjalah dengan profesional, untuk membantu membawa negeri ini mengatasi tantangan zaman,” tutupnya. (Pon)

#Hari Pers Nasional #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan