MERAHPUTIH.COM - EKS penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut pihak yang memberikan fasilitas konferensi pers kepada kuasa hukum mantan JAM-Pidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, di kompleks Kejagung.
Yudi menilai penyediaan fasilitas berupa meja dan mikrofon untuk konferensi pers tim kuasa hukum tersangka merupakan hal yang tidak lazim. Menurut dia, peristiwa itu berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Hal ini sangat memprihatinkan di tengah perkembangan pengusutan perkara yang progresif dengan telah ditetapkannya Febrie sebagai tersangka. Rasanya tidak pernah pengacara tersangka mendapatkan fasilitas konferensi pers dengan disediakan mikrofon dan meja.
Yudi Purnomo, Eks penyidik KPK
Menurut Yudi, langkah tersebut dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap independensi Kejaksaan Agung dalam menangani perkara yang melibatkan mantan pejabat internalnya. Ia bahkan meminta Jaksa Agung membentuk tim khusus untuk mengusut siapa pihak yang memberikan fasilitas tersebut.
"Jaksa Agung harus menurunkan tim untuk mengusut siapa dalang di balik penyediaan fasilitas konferensi pers Hotman Paris dan timnya. Sebab ini tidak sesuai asas keadilan, apalagi mereka merupakan pengacara tersangka korupsi," ujarnya.
Baca juga:
Ahmad Sahroni Sentil Hotman Paris: jangan Bawa-Bawa Nama Presiden Prabowo
Evaluasi Internal Kejagung untuk Usut Loyalis Febrie
Yudi juga menduga masih ada pihak-pihak yang memiliki loyalitas terhadap Febrie Adriansyah sehingga perlu dilakukan evaluasi internal.
Menurutnya, pembenahan di lingkungan Kejaksaan Agung penting dilakukan apabila institusi itu ingin menjaga kepercayaan masyarakat dalam menangani sejumlah perkara besar, seperti dugaan korupsi suplai batu bara ke PLTU, Krakatau Steel, dan Asabri.
Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea menjadi perhatian publik setelah menggelar konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7).
Dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, Hotman sempat melontarkan pernyataan 'Lu punya otak enggak?' kepada seorang jurnalis yang mengajukan pertanyaan. Insiden tersebut kemudian memicu sorotan dan menjadi perbincangan di ruang publik.(Pon)
Baca juga:
Organisasi Pers Soroti Pernyataan Hotman Paris, Wartawan Bekerja Dilindungi Undang-Undang

