Hotel di Surabaya Serap Berbagai Produk UMKM

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 Maret 2022
Hotel di Surabaya Serap Berbagai Produk UMKM

Produk UMKM yang terpampang di salah satu hotel yang ada di Kota Surabaya. (Foto: Humas Kota Surabaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Produk produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya, Jawa Timur, mulai ditampung puluhan hotel yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kota Surabaya mencatat, sudah tersedia di 46 hotel yang menandatangani nota kesepakatan bersama (NKB) terkait penggunaan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:

Menperin Agus Wajibkan 81 Industri Minyak Goreng Jaga Pasokan untuk UMKM

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, kesepakatan ini bertujuan mengoptimalisasi penggunaan produk UMKM dan pemberdayaan masyarakat sekaligus gerakan pemulihan ekonomi di Kota Surabaya.

"Optimalisasi itu dengan penyelenggaraan kegiatan keterlibatan pelaku UMKM untuk penyediaan produk-produk di perhotelan," tutur Wiwiek, Senin (21/3).

Kerjasama ini, berbentuk penyediaan barang-barang kebutuhan hotel dari para pelaku UMKM Surabaya. Diantaranya, seragam batik untuk para karyawan dan penyediaan sandal hotel untuk tamu.

Tak hanya itu, para pelaku UMKM Kota Surabaya juga memasok minuman dan perlengkapan penunjang kamar hotel yang digunakan tamu. Selain itu, hotel memprioritaskan penyerapan tenaga kerja yang ber-KTP Surabaya sekitar 50 persen.

Ia mengakui, sebanyak 46 hotel yang menandatangani NKB itu masih sebagian kecil dari jumlah total sekitar 240 hotel di Surabaya.

"Untuk hotel lain akan kami proses secara bertahap, enggak langsung semua ya," imbuhnya.

Baca Juga:

Kolaborasi Fintech Perkuat Pembiayaan UMKM

Saat ini, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Jawa Timur bulan Januari 2022 mencapai rata-rata 44,71 persen atau turun sebesar 11,03 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

TPK hotel bintang 5 (lima) sebesar 47,72 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya. Sementara, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi non bintang di Jawa Timur bulan Januari 2022 mencapai rata-rata 21,23 persen atau naik sebesar 4,19 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing pada hotel klasifikasi bintang selama bulan Januari 2022 tercatat sebesar 1,93 hari atau terjadi peningkatan sebesar 0,46 poin jika dibandingkan dengan keadaan Desember 2021 yang mencapai 1,47 hari.

Lama menginap tamu keseluruhan pada bulan Januari 2022 sebesar 1,45 hari atau terjadi peningkatan sebesar 0,08 poin jika dibandingkan dengan keadaan Desember 2021 yang mencapai 1,37 hari. (Andika Eldon/ Jawa Timur)

Baca Juga:

Untung UMKM Saat Gelaran MotoGP Mandalika

#UMKM #UKM/UMKM #Surabaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Bank Jakarta memperkuat tata kelola perusahaan dan memperluas akses layanan UMKM. Dirut Agus H Widodo juga mengungkap jumlah nasabah mencapai 4 juta orang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Indonesia
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Berita Foto
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Head of Product, Portfolio and Partnership Bank Saqu, Martina Setiadinata memberikan pemaparan di Jakarta, Rabu (20/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Indonesia
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar atau hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Indonesia
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari 18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Kementerian berfokus menyempurnakan aturan teknis dan menuntaskan perjanjian kerja sama penyaluran dengan PNM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari  18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan