[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Meminta Maaf ke Rakyat Karena Tak Bisa Membubarkan DPR
Foto :Dok Turn Back Hoaks
MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan meminta maaf kepada rakyat yang melakukan aksi unjuk rasa belakangan ini.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Prabowo dikabarkan meminta maaf karena tak bisa membubarkan DPR.
Informasi itu diunggah akun TikTok 'ramah_room'. Unggahannya telah mendapatkan sekitar 73.600 tanda suka, 2.500-an komentar, dan dibagikan ulang 2.200-an ribu kali.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pindahkan 150 Ribu TKI dari Malaysia untuk Bekerja di Jepang
NARASI:
“Pak Prabowo temui pendemo meminta maaf, bapak prabowo tidak bisa membubarkan DPR, yang hanya bisa membubarkan DPR hanya rakyat.”
FAKTA:
Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar video tersebut melalui Google Lens.
Hasil pencarian mengarah ke video 'LIVE – Presiden Prabowo Lepas Karnaval HUT ke-80 Kemerdekaan RI' di kanal YouTube KOMPASTV.
Dari video itu diketahui kalau konteks asli konten unggahan akun TikTok 'ramah_room', adalah potongan dokumentasi saat Prabowo menghadiri perayaan HUT ke-80 RI di Monas, Jakarta, pada (17/8).
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Berikan Bansos Tahap 3 Sebesar Rp 7 Juta untuk Setiap Rakyat Indonesia
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci 'Prabowo menemui pendemo dan meminta maaf' ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
KESIMPULAN:
Unggahan video berisi narasi 'Presiden Prabowo temui pendemo dan meminta maaf' merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
DPR RI Kejar Kodifikasi UU Pendidikan Agar Guru Honorer Tak Lagi Terpaksa Jadi Ojol
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Legislator PKB: Gaji Guru Honorer Tak Manusiawi, Negara Lakukan Pelanggaran HAM
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya