[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Es Membuat Perut Buncit

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 03 November 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Es Membuat Perut Buncit

Tangkapan layar soal hoaks minum air es membuat perut buncit. (Foto: MP/Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar informasi di media sosial Facebook, bila minum air es atau minuman dingin lainnya setelah makan dapat membuat perut buncit.

NARASI:

Minum air es setelah makan membuat buncit.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Anak di Inggris Meninggal karena Divaksin COVID-19

FAKTA:

Staf pengajar di Prodi Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Lily Arsanti Lestari mengatakan, informasi tersebut adalah hoaks. Disebutkan, air tidak mengandung kalori sehingga tidak bisa menaikkan berat badan.

Lily tegaskan, tidak ada dampak tertentu yang disebabkan ketika minum air es setelah makan.

"Tidak benar karena air kan tidak mengandung kalori jadi tidak bisa menaikkan berat badan." jelasnya.

Tangkapan layar soal hoaks minum air es membuat perut buncit. (Foto: MP/Ist)
Tangkapan layar soal hoaks minum air es membuat perut buncit. (Foto: MP/Ist)

Terdapat beberapa kebiasaan buruk yang dapat memicu perut buncit, antara lain:

1. Mengonsumsi makanan berat atau kudapan sambil melakukan kegiatan lain, dapat menyebabkan makan berlebihan karena tidak fokus pada jumlah makanan yang telah dikonsumsi;

2. Makan terlalu cepat, karena butuh sekitar 20 menit bagi otak menerima sinyal dari perut;

3. Makan terlalu larut, karena sistem pencernaan tak akan maksimal dalam menyerap makanan dan mengubahnya menjadi energi;

4. Kurang tidur/tidur terlalu lama, bisa memicu tubuh menimbun Iemak terlalu banyak dan berujung ke perut buncit;

5. Mengonsumsi diet soda terlalu sering, karena pengganti gula dalam diet soda justru penyumbang besar bertambahnya lemak;

6. Mengonsumsi makanan rendah lemak, biasanya tinggi karbohidrat yang bisa memicu trigliserida dan meningkatkan kesensitifan insulin sekaligus meningkatkan timbunan lemak di dalam perut;

7. Merokok atau konsumsi nikotin terlalu banyak;

8. Kurang olahraga.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Stroke Pada Anak-anak Akibat Vaksin COVID-19

KESIMPULAN:

Informasi bahwa minum air es atau minuman dingin lainnya setelah makan dapat membuat perut buncit adalah tidak benar. Faktanya, air tidak mengandung kalori sehingga tidak bisa menaikkan berat badan. (Asp)

Baca Juga:

KPK Sebut Putusan KIP Soal Sengketa Informasi TWK Bantah Tudingan Hoaks

##HOAKS/FAKTA
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
BGN menerima keluhan dengan meminta masyarakat untuk melaporkan masalah melalui hotline MBG
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Beredar informasi yang menyebut BGN melarang penerima MBG komplain dan viralkan makanan yang diberikan, simak kebenaran beritanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Bagikan