[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Air Hangat dan Kumur Air Garam Hilangkan Corona

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 13 Desember 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Air Hangat dan Kumur Air Garam Hilangkan Corona

Tangkapan layar soal hoaks mencuci hidung dengan garam mampu hilangkan corona. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Beredar sebuah narasi yang menyebutkan bahwa berkumur dengan air garam sebanyak 3 kali sehari dan minum air hangat, dapat menghancurkan virus corona di dalam tubuh.

Hal ini disebutkan menjadi rahasia penurunan angka orang terinveksi COVID-19 di Tiongkok.

NARASI

“Tolong viralkan..
Kalau kita tidak dapat membantu.. sekurang2nya kita dapat mencegah atau memyelamatkan nyawa org lain.. ?
Doktor di China mengesahkan.
? ? 100% ?? ? ??,
Ini adalah berita yang 100% BENAR.
?? ?? ? ? ?? ??.
Sangat penting bagi setiap orang.
??? ?? ?? ?? ?? ?? ?? ? ?? ???
Mengapa akhir2 ini di China, jumlah orang yang terinfeksi virus telah menurun secara mendadak??.
?? ? ?? ? ?? ?,
Selain memakai Mask/masker, rajin membersihkan tangan,
?? ?? ?? ? ?? ?? 3 ? ??.
Mereka hanya berkumur dengan air garam 3 kali sehari
?? ?, ?? 5 ??.
Setelah berkumur, 5 menit kemudian minum air hangat.
?? ? ?? ?? ? ?? ? ??,
Oleh kerana virus ini hanya akan menyerang kerongkong,
?? ? ?? ??,
Setelah itu menyerang paru-paru,
? ?? ?? ?? ?,
Apabila dihancurkan oleh air asin
? ?? ? ?? ? ?? ?? ?? ? ? ?? ??,,
Virus itu akan mati atau terbunuh di perut dan kemudian dihancurkan
? ? ?? ?? ?? ?? ? ?? ??,
Ini adalah satu-satunya cara untuk menangkis Covid19
?? ? ?? ??,
Di pasaran tidak ada obatnya
?? ?? ??.
Sebab itu jangan beli.
? ?? ?? ?? ? ??:
Dr Wang berkata:
? ? ?? ? ? ?? ?? ?? ??,
Ketika virus itu blm sampai ke paru-paru,
? ? ? ?? ?? ?? 4 ?.
Dia bisa hidup di kerongkong selama 4 hari.
? ?? ??, ?? ? ?? ?? ? ??.
Pada masa ini, orang yang terinfeksi akan mulai batuk dan sakit kerongkong.
?? ? ? ?? ?? ? ?? ? ???,,,,,
Jika orang yang terinfeksi kerap minum air suam panas dan air garam
?? ?? ??.
Akan dapat memusnahkan virus covid19 ini
?? ? ? ?? ?? ??,
Cepat sebarkan pesan ini.
?? ? ? ? ?? ? ?!
Kerana Anda setidaknya, dapat menyelamatkan 1 nyawa orang…“

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ibu Kota Dipindah, Separuh Pulau Kalimantan Bakal Dijual

FAKTA

Namun setelah Tim Mafindo melakukan penelusuran ditemukan fakta bahwa narasi ini merupakan hoaks lama yang kembali berulang.

Melansir dari kumpulan artikel di turnbackhoax.id, setidaknya terdapat 4 artikel yang membahas hoaks yang sama.

Pada laman resmi hoaks buster covid.go.id menyebutkan bahwa hingga saat ini, belum ditemukan bukti kuat bahwa campuran garam dan air hangat dapat mengeluarkan virus corona dari tenggorokan.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Batik Air Jemput WNI di Afghanistan

Campuran garam dan air hangat sendiri memang dapat membantu orang sembuh dari flu lebih cepat, namun belum ditemukan bukti bahwa bahan-bahan alami tersebut mampu mencegah infeksi saluran pernafasan.

Artikel periksa fakta dari snopes.com juga menyebutkan bahwa berkumur dengan campuran garam dan air hangat atau campuran lain seperti cuka memang efektif menyembuhkan manusia dari flu dan batuk.

Namun campuran alami ini belum terbukti dapat menyembuhkan seseorang dari inveksi akibat COVID-19.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Batik Air Jemput WNI di Afghanistan

Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebutkan bahwa berkumur dengan air garam dan langsung minum air hangat dapat menyembuhkan infeksi akibat COVID-19, merupakan hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan. Perlu berhati-hati dalam memilih informasi terkait COVID-19 di tengah kabar jenis baru COVID-19.

KESIMPULAN

Faktanya klaim tersebut adalah hoaks lama yang kembali berulang. Sampai hari ini, berkumur dengan air garam dan mengonsumsi air hangat belum terbukti dapat mengilangkan atau menyembuhkan inveksi virus Corona di dalam tubuh. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 49 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Bagikan