Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer

Pengamat Politik Fernando Emas/ dok Fernando Emas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DIREKTUR Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang mengungkap dugaan sindikat buzzer penyebar hoaks di media sosial. Menurutnya, penetapan delapan tersangka menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak penyebaran informasi palsu yang dinilai meresahkan masyarakat.


Meski demikian, Fernando menilai penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan. Ia meminta penyidik mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak yang berperan sebagai pengendali, pemberi instruksi, maupun penyandang dana di balik operasi penyebaran hoaks tersebut.


“Jika dalam proses penyidikan ditemukan ada pihak yang memerintahkan, mengoordinasikan, atau membiayai penyebaran hoaks secara terorganisasi, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Fernando kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (1/8).

Ia menilai, kejahatan siber yang dilakukan secara terstruktur umumnya melibatkan pembagian tugas. Mulai dari penyusun materi, pengelola akun media sosial, editor konten, hingga pihak yang mengatur distribusi informasi.

Baca juga:

DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan




Oleh karena itu, penyidikan yang menyeluruh dinilai penting untuk mengungkap seluruh rangkaian peran dalam perkara tersebut apabila didukung bukti yang memadai. Fernando juga memberikan apresiasi kepada Subdirektorat Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yang dinilai berhasil melakukan patroli siber dan penyelidikan hingga mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, capaian itu mencerminkan komitmen kepolisian dalam menghadapi kejahatan digital yang terus berkembang.

Dalam kasus ini, delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan peran yang berbeda-beda, mulai dari mengelola akun media sosial, menyusun narasi, mengedit konten, hingga menyebarkan informasi palsu secara masif.


Fernando berharap proses pengembangan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berlandaskan alat bukti agar seluruh pihak yang diduga terlibat dapat terungkap.

“Harapan masyarakat tentu agar penanganan perkara ini dilakukan sampai tuntas. Apabila penyidik menemukan adanya aktor lain yang berada di balik layar, maka proses hukum harus dijalankan secara adil dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Di sisi lain, Fernando mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun membagikan informasi di media sosial. Ia mengimbau publik selalu memverifikasi setiap informasi sebelum menyebarkannya sehingga ruang digital dapat tetap terjaga dari penyebaran hoaks.(knu)

Baca juga:

DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan

#Buzzer #Penyebar Hoaks #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
SIM Keliling Jakarta beroperasi di Duren Sawit dan Kebon Jeruk pada Minggu, 1 November 2026. Simak jadwal, syarat, lokasi, dan biaya perpanjangan SIM.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat WhatsApp
Dalam pelaksanaannya, Dadang menjelaskan penanganan dilakukan secara terintegrasi melalui lima tim khusus yang saling berkaitan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat  WhatsApp
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Rekaman dari bodycam akan digunakan untuk mendokumentasikan setiap tindakan petugas, termasuk saat menindak pelanggar lalu lintas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Indonesia
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Kapolda Metro Jaya menegaskan, operasi tidak hanya mengandalkan penindakan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Pembinaan dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah maupun sekolah melibatkan Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Indonesia
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Operasi Patuh Jaya 2026 resmi digelar Polda Metro Jaya mulai hari ini! Cek jadwal lengkap, daftar sasaran pelanggaran, dan aturan tilang terbarunya biar gak boncos di jalan.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Bagikan