Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Merayakan Masa Berakhirnya Lockdown

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 02 Mei 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Merayakan Masa Berakhirnya Lockdown

Tangkapan layar berita tentang video di dua distrik komersial bernama Naif dan Al Ras, Dubai, Uni Emirat Arab. (Foto: MP/covid19.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Melalui media sosial Facebook, beredar sebuah video yang dibarengi dengan narasi “Arab Saudi merayakan masa berakhirnya LOCKDOWN”. Video berdurasi tiga menit tersebut menunjukkan masyarakat yang tengah melakukan perayaan pada malam hari.

Dalam video terlihat beberapa orang yang tengah menaiki kuda, diikuti dengan mobil polisi, mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran. Terlihat masyarakat sekitar juga ikut serta bersorak menyambut iringan mobil-mobil tersebut di pinggir jalan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Bagikan "Nasi Kodok"

Fakta:

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, melalui mesin pencari Google ditemukan fakta bahwa hingga saat ini Arab Saudi belum membuka status lockdown mereka. Melansir dari tempo.co, Arab Saudi saat ini hanya melonggarkan status lockdown dikarenakan tengah memasuki bulan suci Ramadhan.

Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat berbelanja kebutuhan tanpa batas waktu di area tempat tinggal mereka. Meski begitu, Arab Saudi sendiri masih menerapkan jam malam sesuai dengan dekrit yang pernah dikeluarkan oleh Raja Salman.

Tangkapan layar Arab Saudi merayakan masa berakhirnya lockdown. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Facebook Arab Saudi merayakan masa berakhirnya lockdown. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Merahputih.com juga memuat berita terkait hal tersebut. Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Riyadh Djoko Sulastomo menjelaskan bahwa kebijakan terkait COVID-19 di Arab Saudi terakhir kali diatur dalam dekrit Raja Salman yang dikeluarkan 26 April 2020.

“Jadi di Arab Saudi pada hari tetap tidak boleh keluar,” jelas Djoko.

Lebih lanjut Djoko menjelaskan bahwa hingga saat ini Arab Saudi tetap memberlakukan jam malam.

“Tidak ada perayaan apapun. Di Arab Saudi masih tetap tidak boleh keluar dari pukul 17 sore sampai pukul 9 pagi hari berikutnya,” pungkasnya.

Baca Juga:

[FAKTA atau HOAKS] Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan Bagikan Uang Selama COVID-19

Pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa video yang menyebut warga Arab Saudi tengah merayakan masa berakhirnya lockdown adalah tidak benar. Faktanya, video tersebut terjadi di dua distrik komersial bernama Naif dan Al Ras, Dubai, Uni Emirat Arab. Perayaan tersebut dilakukan warga Naif dan Al Ras dalam rangka menyusul adanya pencabutan status lockdown di wilayah mereka.

Kesimpulan:

Unggahan tersebut masuk ke dalam kategori false context. False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada. (Pon)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kemensos Berikan Makanan untuk Masyarakat yang Kelaparan

##HOAKS/FAKTA #Arab Saudi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Bawa Pulang Anak Pekerja Migran Terlantar di Arab Saudi
Saat ini keberadaan kedua orang tua anak tersebut belum diketahui dan belum kembali ke Indonesia, meskipun telah dibebaskan Pemerintah Arab Saudi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Pemerintah Bawa Pulang Anak Pekerja Migran Terlantar di Arab Saudi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Dunia
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Pemerintah Yaman menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan koalisi pimpinan Arab Saudi dan mitra internasional demi meredam ancaman serta melindungi jalur perairan vital
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Dunia
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Dunia
Houthi Serang 3 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi, CENTCOM Usulkan Hentikan Serangan di Hormuz
Gerakan yang memerintah Yaman utara, menyerang tiga kapal tanker minyak Saudi dalam dua hari terakhir,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Houthi Serang 3 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi, CENTCOM Usulkan Hentikan Serangan di Hormuz
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Minta Prabowo Setop MBG dan Fokus Selesaikan Proyek IKN
Isu tentang MBG dihentikan sedang ramai muncul di sosial media, tapi belum ada satu pun yang terkonfirmasi benar.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Minta Prabowo Setop MBG dan Fokus Selesaikan Proyek IKN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Sebuah konten berisi narasi kelangkaan BBM terjadi karena banyak sopir truk tangki yang belum dibayar. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Bagikan