Hina Kiai, GP Ansor Laporkan Sejumlah Akun Facebook

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 12 Oktober 2017
Hina Kiai, GP Ansor Laporkan Sejumlah Akun Facebook

GP Anshor (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah akun media sosial di Facebook dilaporkan ke polisi lantaran diduga hina kiai. Langkah hukum tersebut diambil GP Ansor kerena pemilik akun facebook melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kiai, Ketua Umum GP Ansor dan lambang Nahdlatul Ulama (NU).

Lembaga Bantuan Hukum GP Ansor telah mendatangi Polda Jatim guna memproses laporan.

"Kami melaporkan beberapa akun di media sosial facebook terkait ujaran kebencian yang dilakukan akun dengan nama Generasi Muda NU Jatim dan juga akun milik Zabid Mochammad," kata salah satu perwakilan dari LBH PP GP Ansor Ahmad Budi Prayoga di Surabaya, Kamis (12/10).

Budi Prayoga seperti dikutip dari Antara mengatakan, akun-akun itu beberapa kali melakukan postingan yang kontennya berisi ujaran kebencian khususnya terhadap tokoh NU dan organisasi NU serta ketua Umum GP Ansor.

"Kami melaporkan mereka agar akun tersebut bisa diproses secara hukum. Ujaran kebencian itu di antaranya melakukan penghinaan, pencemaran nama baik dan menyebarkan kebencian terhadap kiai-kiai NU," tuturnya.

Dia mengungkapkan, ujaran kebencian sudah sejak lama dilakukan oleh kedua akun tersebut. Dari postingan yang GP Ansor kumpulkan, diketahui hampir satu tahun pemilik-pemilik akun itu melakukan ujaran kebencian.

"Kami bertindak memang sudah melalui koridor yang ada. Dalam pengamatan kami, akun ini berulang kali dan terus menerus memposting konten yang berisi ujaran kebencian," kata dia.

Dengan laporan ini, Budi Prayoga menginginkan supaya pemilik akun untuk diproses secara hukum di Polda Jatim, di Polres Pamekasan dan Polres Sumenep agar tak ada lagi ujaran kebencian yang terjadi di Jawa Timur, terutama di Pulau Madura.

"Kami ingin menciptakan kondisi Jatim yang kondusif yang bebas dari ujaran kebencian yang dilakukan oleh siapapun orangnya," ujarnya.(*)

#GP Ansor #Polda Jawa Timur # NU #Facebook #Ujaran Kebencian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Karhutla di Bromo Tewaskan 3 Orang, Polda Jatim Langsung Selidiki Kejadian
Karhutla di Bromo menewaskan tiga orang. Peristiwa naas itu terjadi pada Kamis (15/10).
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla di Bromo Tewaskan 3 Orang, Polda Jatim Langsung Selidiki Kejadian
Lifestyle
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Film The Social Reckoning garapan Aaron Sorkin hanya meraih US$5,5 juta pada debut box office. Simak sinopsis, pemain, dan perbandingannya dengan The Social Network
ImanK - Senin, 12 Oktober 2026
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Tekno
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Meta mengerahkan kecerdasan buatan (AI) canggih guna membasmi 33,2 juta konten eksploitasi seksual anak di Facebook dan Instagram.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, memiliki posisi sebagai simbol kepemimpinan organisasi sehingga harus menjaga fokus dalam menjalankan mandat muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Indonesia
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Sekitar 1.500 stan UMKM berdiri di sepanjang kawasan pesantren. Bazar yang berlangsung 20-31 Agustus 2026 tersebut dilengkapi panggung budaya dan pasar malam
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 557 orang.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Indonesia
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
NU selama ini dipandang sebagai organisasi keagamaan yang kekuatan utamanya bertumpu pada moralitas dan nilai-nilai keislaman.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Bagikan