Kuliner

Hidangan Indonesia Tak Lepas dari Sambal

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 22 Februari 2022
Hidangan Indonesia Tak Lepas dari Sambal

Sambal harus ada di setiap hidangan dalam menu Indonesia. (Foto: freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMBAL tidak bisa dilepaskan dari hidangan orang Indonesia. Bahkan nyaris setiap daerah memiliki versi sambalnya masing-masing dan beragam hidangan yang diolah dengan bumbu cabai.

Orang Indonesia menganggap makan belum mantap tanpa sambal. Menurut Achmad Sunjayadi, ahli sejarah pariwisata dari Universitas Indonesia, karena kuliner Nusantara bersifat koud eten (hidangan dingin). Rasa pedas sambal bukan hanya menggugah selera tapi juga memiliki fungsi sebagai pengganti temperatur panas.

Baca Juga:

Menyelami Makna Hidup dalam Pempek

sambal
Orang Indonesia menganggap makan belum mantap tanpa sambal. (Foto: Pixabay/phuonghoangthuy)

Dilansir dari laman Historia, cabai dan pemanfaatannya sudah ada setidaknya sejak 6 ribu tahun lalu. Ini terungkap dalam Starch Fossil and the Domestication and Dispersal of Chili Peppers (Capsicum spp.L.)
in the Americas, hasil penelitian ilmuwan yang dikepalai Linda Perry dari Smithsonian Institution dan dimuat jurnal Science 16 Februari 2007.

Kesimpulan ini didasarkan atas temuan mikrofosil bubuk cabai dalam hidangan suku Indian Zapotec yang ditemukan di tujuh lokasi berbeda di Kepulauan Bahama hingga bagian selatan Peru.

Penyebaran cabai tak lepas dari andil penjelajah sohor Christopher Columbus. Ketika pulang ke Spanyol dari Amerika Latin, Columbus membawa biji-biji cabai yang dikiranya lada hitam untuk dipersembahkan kepada Ratu Isabella. Dari Spanyol biji cabai merambah Eropa. Manguelonne Toussain-Samat, penulis Prancis, dalam A History of Food menyebut, untuk perut orang Eropa yang sensitif, rasa cabai terlalu panas. Cabai pun tak digunakan dalam makanan.

Orang-orang Portugis memperkenalkan cabai ke Nusantara pada akhir abad ke-16. Namun, menurut arkeolog Titi Surti Nastiti dalam Pasar di Jawa Masa Mataram Kuno Abad VII-XIV, jauh sebelumnya cabai telah menjadi komoditas perdagangan pada masa Jawa Kuno. Bahkan, dalam teks Ramayana dari abad ke-10, cabai disebut sebagai salah satu contoh jenis makanan.

Fadly Rahman, ahli sejarah kuliner, dalam Jejak Rasa Nusantara menyebut, bahan sambal pada abad ke-10 mungkin masih menggunakan cabe jawa (Piper retrofractum), tak sama dengan genus cabai dari benua Amerika yang baru diperkenalkan pada abad ke-16.

Baca Juga:

Soto Ayam Jadi Salah Satu Sup Terbaik Dunia

sambal
Ragam sambal menjadi bagian dari rijsttafel (Foto: Pixabay/sabyrzhananelya)

Segera cabai menjadi primadona sebagai bahan pemedas baru. Sambal juga cukup populer di kalangan orang Eropa. Ragam sambal menjadi bagian dari rijsttafel, yaitu set hidangan komplet berisi nasi, lauk-pauk, dan sayuran khas Indonesia.

Salah satu juru masak, Catenius van der Meijden, bahkan menguasai keahlian membuat puluhan jenis sambal yang dituangkan dalam bukunya, Makanlah Nasi (1922).

Beberapa buku panduan turisme memuat peringatan kepada para turis agar berhati-hati mengkonsumsi sambal. Tentu tak mengesankan bila liburan terganggu karena gara-gara sakit perut.

Hingga kini sambal tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kebiasaan makan orang Indonesia. Begitu pentingnya cabai sampai-sampai ketika harganya melambung, ibu-ibu menjerit, bukan karena kepedasan tapi karena tak bisa menghidangkan sambal di meja makan keluarga.(DGS)

Baca Juga:

Menu Nasi Khas Indonesia, Tak Bisa Dilupakan Lidah

#Kuliner #Resep Sambal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Bagikan