Kesehatan

Hati-Hati, Bagian Vital Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Oktober 2019
Hati-Hati, Bagian Vital Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian

Hantaman pada organ vital bisa membunuh seketika. (Foto: Pixabay/www.slon_pics)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK semua bagian tubuh bisa mentoleransi rasa sakit dari hantaman atau hentakan keras. Semua memiliki porsinya masing-masing. Seseorang bisa saja pandai berkelahi, apalagi ia seorang atlet atau juara bertarung kelas berat. Tetapi ada bagian tubuh yang sangat vital dan tidak boleh sampai terkena pukulan karena bisa menyebabkan kematian mendadak.

Melansir laman listverse.com, melakukan perlindungan dan perlawanan diri sangat diperlukan seseorang. Apalagi jika kamu tinggal sendirian. Menghadapi lingkungan yang tidak baik sangat sulit untuk dilewati. Kamu harus bisa berlatih pertahanan diri. Apa saja bagian tubuh yang harus dijaga? Yuk simak ulasannya!

Baca juga:

Lagi Haid? Pantang Mengasup Makanan Ini

1. Epigastrium

Hati-Hati, Bagian Vital Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian
Ulu hati jaraknya berdekatan dengan organ jantung. (Foto: Pixabay/Pexels)

Meskipun dalam dunia medis disebut epigastrium, umumnya bagian tubuh ini dijuluki sebagai ulu hati. Terletak di antara dada bagian bawah, ternyata ulu hati berhubungan dengan kerja jantung. Letaknya yang berdekatan membuat sebuah hantaman otomatis berdampak juga pada organ tersebut.

2. Pembuluh Darah Leher

Hati-Hati, Bagian Vital Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian
Manusia bisa mati seketika jika pembuluh arteri karotid pecah. (Foto: Pixabay/73496)

Jangan sesekali menghantam bagian leher manusia karena di sana terdapat pembuluh darah paling besar yang disebut arteri karotis. Jika pembuluh ini pecah maka aliran darah menuju otak akan berhenti. Padahal otak tidak boleh kekurangan darah maupun oksigen meskipun hanya dalam waktu sebentar.

Baca juga:

Awas, Merokok Bisa Sebabkan Kebutaan

3. Kepala Belakang

Hati-Hati, Bagian Vital Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian
Hantaman pada kepala bagian belakang menyebabkan trauma otak. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Semua hal yang berhubungan dengan otak sudah pasti fatal. Apalagi jika terjadi hantaman yang cukup kuat di bagian belakang kepala. Selain bisa menyebabkan trauma otak, hantaman seperti ini bisa memicu pendarahan yang bisa membuatmu kehilangan kesadaran dan kerusakan otak secara permanen.

4. Jakun

Hati-Hati, Bagian Vital Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian
Jakun pada leher pria (Foto: YouTube/Brown Boyz)

Jakun terletak di saluran yang menghubungkan alat pernapasan, pita suara, dan organ pencernaan manusia. Jika dihantam dengan keras dan masuk ke dalam rongga, saluran pernapasan bisa tertutup dan korban kehabisan napas sampai mati. Sekali saja hantaman bisa membunuh seseorang dalam waktu singkat. (mar)

Baca juga:

Milennial, Generasi dengan Tingkat Obesitas Tertinggi Sepanjang Sejarah

#Kesehatan #Risiko Kematian #Info Kesehatan #Lampu Kuning Oktober
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Bagikan