Hasil Survei LSI: Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Capai 74 Persen

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 23 November 2022
Hasil Survei LSI: Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Capai 74 Persen

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (18/11/2022). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat disebut memiliki penilaian berbeda terkait kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama menjalankan roda pemerintahan. Ada yang puas namun ada juga yang belum merasakan kepuasan akan kinerja Jokowi.

Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terhadap responden.

Baca Juga:

Dukungan Jokowi di Pilpres 2024 Tak Banyak Pengaruhi Publik

Tingkat kepuasan responden terhadap presiden Joko Widodo mencapai 74 persen. Kemudian, yang tidak puas 23,8 persen sedangkan yang tidak menjawab 2 persen.

"Mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Jokowi sebagai Presiden," ujar peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, Rabu, (23/11).

Hasil lainnya, LSI Denny JA menemukan bahwa responden menganggap Presiden Jokowi adalah yang paling berjasa atas daya tahan ekonomi rumah tangga dan nasional.

Dalam survei LSI Denny JA, Presiden Jokowi mendapat perolehan 30,4 persen. Kemudian, disusul Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 22,7 persen, Menteri Keuangan Sri Mulyani 21,6 persen, dan tokoh lainnya 10 persen.

Adjie menjelaskan dari hasil survei soal persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi, para responden optimis tahun depan akan lebih baik dari sekarang.

Baca Juga:

Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi Naik 5 Persen dalam 2 Bulan

Berikut hasil surveinya :

Persepsi masyarakat terkait Ekonomi rumah tangga 2023 VS 2022

- Lebih baik / Jauh lebih baik 60 persen

- Tidak Ada Perubahan 16,8 persen

- Jauh lebih buruk 7,9 persen

- Tidak jawab 15 persen

Persepsi masyarakat terkait Ekonomi Nasional 2023 VS 2022

- Lebih baik / Jauh lebih baik 51 persen

- Tidak ada perubahan 19 persen

- Lebih buruk / Jauh lebih buruk 14,3 persen

- Tidak jawab 15,7 persen

Survei dilakukan pada 10-19 Oktober 2022 ini menggunakan metodologi multistage random sampling.

Ada 1.200 responden yang diwawancara secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error dari survei ini ± 2,9 persen. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Kirim Nama Pengganti Panglima TNI Andika ke DPR

#LSI #Survei #Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kebingungan pengurus koperasi Merah Putih juga dipengaruhi regulasi yang tumpang tindih.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Bagikan