Hashim Djojohadikusumo: Pengusaha Wajib Dukung Dunia Pendidikan

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 29 Juli 2017
Hashim Djojohadikusumo: Pengusaha Wajib Dukung Dunia Pendidikan

Pengusaha dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo. (FOTO: Instagram @hashimdjojohadikusumo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengusaha sekaligus pemilik PT Tidar Kerinci Agung (TKA) Hashim Djojohadikusumo, mengatakan dunia pendidikan penting sebagai pondasi kelanjutan bangsa di masa akan datang, sehingga memerlukan peran semua masyarakat untuk memajukannya.

"Pendidikan tidak dapat dipenjara dan dirampas oleh siapa pun, karena pendidikan selalu ada di dalam pikiran setiap manusia. Untuk itu perlu diperhatikan secara bersama," kata Hashim Djojohadikusumo dalam acara Halal Bi Halal bersama karyawan di Gelanggang Olahraga (GOR) PT TKA, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu (29/7).

Saat ditanya soal peran TKA dalam memajukan pendidikan yang berdiri di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten DhaRmasraya, dan Kabupaten Muaro Bungo itu. Ia mengatakan pihak perusahaan siap membantu melalui dana CSR.

"Karena perkebunan TKA meliputi tiga wilayah ini, tentunya kami siap membantu. Untuk itu masyarakat atau pemerintah bisa mengajukan proposal," lanjutnya.

Bahkan, kata Politisi Partai Gerindra ini, salah seorang anak karyawan PT TKA sudah bekerja sebagai pramugari di penerbangan Singapura Airlines. Hal itu menjadi bukti bahwa pihak perusahaan mendukung majunya dunia pendidikan.

"Jadi waktu itu saat di bandara seorang anak menghampiri saya, lalu menyampaikan, Pak saya dibesarkan di lingkungan pendidikan PT TKA. Dalam hati saya tentu sangat bangga, karena sebagai pemilik perusahaan merasa telah berhasil membantu memajukan pendidikan di Indonesia," ungkapnya.

Di samping itu, peran serta kontribusi seorang guru menjadi hal penting dalam mentransfer ilmu kepada generasi penerus bangsa.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat yang berprofesi sebagai guru harus bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan sebagai pengajar.

"Hari ini saya sampaikan kepada guru yang ada di lingkungan TKA dan Dharmasraya khususnya, banggalah menjadi seorang guru, karena almarhum ayah saya Soemitro Djojohadikusumo selalu mengatakan kepada setiap orang kalau dia adalah seorang guru, dia tidak bangga bekerja menjadi menteri, praktisi, ataupun ekonom," ungkapnya.

Hashim Djojohadikusumo adalah putra dari ekonom Prof. Dr Soemitro Djojohadikusumo sekaligus pernah menjabat sebagai Menteri Ekonomi serta Menteri Riset dan Teknologi pada masa Presiden Soeharto, serta adik kandung dari Prabowo Subianto.

Hashim Djojohadikusumo bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya siang ini dijadwalkan akan meresmikan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) yang merupakan program peduli konservasi Yayasan Arsari Djojohadikusumo.(*)

Sumber: ANTARA

#Pengusaha #Pendidikan Karakter #Sistem Pendidikan #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Bagikan