Hari Perempuan Internasional 2025, Koalisi Perempuan Indonesia Minta Pemeriksaan Serius Terhadap Anggota Parlemen yang Misoginis dan Diskriminatif

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 08 Maret 2025
Hari Perempuan Internasional 2025, Koalisi Perempuan Indonesia Minta Pemeriksaan Serius Terhadap Anggota Parlemen yang Misoginis dan Diskriminatif

Indonesia telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW). (Foto: IWD)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bertepatan dengan perayaan Hari Perempuan Internasional 2025 (8/3), Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) mengeluarkan pernyataan tegas terhadap tindak misoginis dan diskriminatif.

Mereka mengecam keras pernyataan Ahmad Dhani Prasetyo, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, yang dinilai misoginis dan diskriminatif.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X bersama Erick Thohir, Rabu (5/3), Ahmad Dhani mengusulkan ide kontroversial: menaturalisasi pemain bola berusia di atas 40 tahun dan menjodohkan mereka dengan perempuan Indonesia.

Lebih mengejutkan lagi, dia menyarankan poligami sebagai solusi, dengan alasan bahwa pemain bola "laki-laki Arab akan lebih unggul jika dinaturalisasi di Indonesia dan dijodohkan dengan perempuan Indonesia.

Baca juga:

Komnas Perempuan Tuntut MKD Periksa Ahmad Dhani Imbas Usulan Jodohkan Pemain Asing Duda Sama Cewek Indonesia

KPI menilai pernyataan ini tidak hanya melukai marwah DPR RI sebagai institusi negara, tetapi juga menunjukkan cara pikir yang belum tuntas dari para politisi dalam memandang masalah secara adil dan setara.

"Ini adalah upaya kesengajaan untuk melakukan diskriminasi terhadap perempuan dan kelompok etnis tertentu," tegas KPI dalam pernyataan pers yang dimuat di akun Instagramnya, @indonesianwomencoallition, Sabtu (8/3).

Indonesia, yang telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW), memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai kesetaraan gender dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam sikap dan cara pikir para pejabat negara.

Pernyataan Ahmad Dhani dianggap melanggar amanat Konstitusi Negara Republik Indonesia yang menjamin kebebasan dari perlakuan diskriminatif.

Baca juga:

Usul Ahmad Dhani Naturalisasi Pemain Top Dunia Dicap Seksis Jadikan Perempuan Mesin Reproduksi Anak

KPI menyerukan beberapa langkah penting untuk merespons insiden ini.

Mereka menuntut pemeriksaan serius melalui Majelis Dewan Kehormatan (MKD) dan sanksi tegas bagi Ahmad Dhani. Selain itu, mereka menekankan perlunya upaya sistematis untuk memastikan semua politisi memahami perspektif keadilan gender.

"Kami mengajak publik untuk selalu setia dan cermat mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, beretika, dan berintegritas," tulis KPI.

Mereka berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini agar tidak menjadi sekadar ajang kontroversial tanpa manfaat bagi kemajuan bangsa. (dru)

Baca juga:

Usul Nyeleneh Ahmad Dhani Jodohkan Pesepak Bola Asing dengan Perempuan Indonesia demi Lahirkan Bibit Unggul

#Hari Perempuan Internasional #Perempuan #Ahmad Dhani
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Ahmad Dhani memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kasus ini selesai secara hukum guna memulihkan nama baiknya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Bagikan