Hari Kedua di Singapura, Presiden Jokowi dan PM Long Bahas Peningkatan Kerja Sama

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 07 September 2017
Hari Kedua di Singapura, Presiden Jokowi dan PM Long Bahas Peningkatan Kerja Sama

Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah pencapaian dan rencana program kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta (Foto Antara/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah agenda padat menanti Presiden Joko Widodo di hari kedua kunjungan kerjanya di Singapura, Kamis, 7 September 2017, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan PM Singapura Lee Hsien Long.

Mengawali kegiatannya pada pagi hari, Presiden beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan menuju Singapore Botanical Garden. Di tempat itu, Presiden akan melakukan jalan pagi bersama dengan PM Singapura. Selain itu, kedua pemimpin negara juga akan melakukan penanaman pohon bersama. Adapun pohon yang ditanam adalah pohon Sunda Oak Mempening, Pasang Batu. Kegiatan di taman itu pun akan diakhiri dengan santap pagi bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan formal antara Presiden Jokowi dan rombongan dengan PM Singapura beserta delegasinya di Istana Kepresidenan Singapura. Sejumlah nota kesepahaman antara lain di bidang manajemen penanganan bencana dan bidang pendidikan juga akan ditandatangani. Pertemuan tersebut kemudian akan diakhiri jamuan santap siang bersama.

"Setidaknya ada empat isu yang akan dibahas, yaitu investasi, pariwisata, energi dan digital ekonomi," kata Menlu Retno Marsudi (6/9) semalam.

Siang harinya, Presiden dan Ibu Negara akan menuju area Marina Bay Cruise Center untuk menyaksikan pertunjukan Joint Fly-Past antara TNI dengan Singapore Air Force. Setelahnya Presiden akan menghadiri Singapore-Indonesia Business Investment Forum di lokasi yang sama.

"Akan ada acara joint fly-past. Ini adalah acara yang sangat khusus karena Indonesia-Singapura memperingati 50 tahun hubungan bilateral kedua negara. Jadi acara ini sengaja diadakan untuk memperingati 50 tahun hubungan bilateral kedua negara," katanya.

Sebelum kembali ke Tanah Air pada sore harinya, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan one on one dengan CEO perusahaan terkemuka.(*)

Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

#Singapura #Jokowi #Presiden #Presiden RI #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Singapura mulai memberikan subsidi biaya perawatan medis akibat kabut asap.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
ShowBiz
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Charlie Lim akan memperkenalkan album DAYDREAM lewat listening party eksklusif di Jakarta pada 29 Oktober. Simak konsep, kolaborator, dan makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Bagikan