Hari Ini Penulis Buku Balita Berkonten LGBT Datangi KPAI
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. (KPAI)
MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkonfirmasi kehadiran penulis buku balita berkonten LGBT Intan Noviana.
Dalam hal ini, KPAI telah melayangkan pemanggilan kepada penulis guna mengklarifikasi buku "Balita Langsung Lancar Membaca" yang diduga kuat mengandung unsur penyebaran LGBT.
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, Intan bersedia mendatangi KPAI untuk menjelaskan isi buku tersebut.
"Intan menelepon KPAI selasa (2/1) kemarin dan menyatakan diri akan ke KPAI, dijadwalkan jam 13.00 WIB," kata Retno Listyarti kepada awak media, Rabu (3/1).
Diakuinya, kedatangan penulis puluhan buku anak ini atas inisiatif pribadi setelah berkordinasi dengan Penerbit Pustaka Widyatama yang sebelumnya sudah mendatangi dan menjelaskan terkait beredarnya buku mengandung konten LGBT tersebut.
"Kedatangan Intan Noviana ke KPAI atas keinginan sendiri setelah berkoordinasi dengan Penerbit Pustaka Widyatama dan membaca berita di berbagai media akan dipanggil KPAI," kata Retno.
Sebelumnya Selasa (2/1), Penerbit Pustaka Widyatama mendatangi KPAI setelah mangkir pemanggilan pertama, Kamis (28/12) lalu.
Pihak penerbit mengaku ini merupakan kesalahan editor sebelum menerbitkan buku. Sehingga, sudah melakukan penarikan buku sejak terjadi komplain dari pembaca pada tahun 2011 hingga tahun 2012. Semenjak penarikan buku tersebut, maka Pustaka Widyatama sudah tidak memproduksi dan mengedarkan buku tersebut.
Jadi, buku yang sempat menghebohkan masyarakat di tahun 2017 lalu adalah buku lama yang sudah tidak diterbitkan lagi. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Berbau LGBT, KPAI Telusuri Buku Karangan Intan Noviana
Bagikan
Berita Terkait
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
KPAI Sebut Tindakan Pendakwah yang Diduga Lakukan Pelecehan Bisa Picu Kecemasan dan Pengaruhi Mental Anak
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
KPAI Dorong Sekolah Perkuat Sistem Deteksi Dini Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, KPAI Sebut Longgarnya Pengawasan Keamanan Sekolah
KPAI Tuntut Usut Tuntas Kematian Siswa Pahoa, Jangan Sampai Korban Dicap Stigma Negatif
Tak Ada Toleransi, Polri Kembangkan Sistem Deteksi Dini LGBT untuk Seleksi Calon Polisi
Puluhan Anak Masih Ditahan Imbas Demo Agustus 2025, KPAI Sebut Ada Indikasi Mobilisasi Anak Secara Masif
KPAI Sesalkan Polisi Tetapkan Ratusan Anak Tersangka Demo Rusuh Agustus 2025