MERAHPUTIH.COM - PEMKOT Solo mulai memutar otak akibat dampak penaikan harga BBM nonsubsidi atau Pertamax yang mulai berlaku pada Rabu (10/6). Salah satu langkah yang dilakukan Pemkot Solo yakni melakukan efisiensi penggunaan mobil dinas untuk aparatur sipil negara (ASN).
Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan Pemkot Surakarta telah menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar dan energi di lingkungan pemerintahan. Langkah tersebut telah diterbitkan sejak satu bulan terakhir sebagai bagian dari upaya penghematan operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami telah menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar dan energi di lingkungan Pemkot Solo. Salah satunya bersepeda tiap hari Jumat untuk hemat BBM,” kata Respati, Kamis (11/6).
Dia mengatakan efisiensi yang dilakukan Pemkot Solo ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo. “Kami mengedepankan fasilitas pelayanan publik, kami memastikan tidak ada pelayanan masyarakat yang terganggu,” katanya.
Baca juga:
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Respati menegaskan kebijakan efisiensi energi tidak boleh berdampak pada pelayanan dasar masyarakat. Menurutnya, seluruh perangkat daerah tetap diminta menjalankan tugas secara optimal, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
“Kami memastikan kepuasan masyarakat, pelayanan masyarakat tidak ada yang terganggu sedikit pun. Mari kita sama-sama menjaga hemat energi demi kelancaran pekerjaan kita semuanya,” lanjutnya.
Pemkot Solo, kata dia, mendorong seluruh jajaran organisasi perangkat daerah untuk semakin bijak dalam penggunaan kendaraan dinas, bahan bakar, listrik, serta energi pendukung lainnya. Efisiensi tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan kelancaran kerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
“Kami mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran hemat energi dalam aktivitas sehari-hari. Kebijakan efisiensi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi bersama agar aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan masyarakat tetap berjalan lancar,” paparnya.
Dia menambahkan Pemkot Solo juga akan terus memantau warga Solo terutama dampak ekonomi akibat penaikan harga BBM nonsubsidi ini.
“Kami akan terus memantau situasi masyarakat dampak kenaikan BBM ini, terutama pelaku UMKM Solo,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Kata Purbaya: Pertamax Enggak Dipakai Angkutan Barang dan Umum, Dampak Kenaikan Terbatas
Caption: Wali Kota Solo Respati Ardi. (Merahputih.com/Ismail)