Harga Minyak Goreng Masih Tinggi Rp 20.000 - Rp 21.000 Per Liter
Minyak Goreng dan kebutuhan pokok lainnya. (Foto: MP/ Dicke Prasetia)
MerahPutih.com - Harga minyak goreng di pasaran masih tinggi. Saat ini pemerintah sedang mematangkan rencana untuk menyediakan minyak goreng dengan kemasan sederhana sebanyak 1,2 miliar liter dalam jangka waktu enam bulan dengan harga Rp 14.000 per liter.
"Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, kami mendapati minyak goreng tidak langka, namun harganya mahal karena proses produksinya menggunakan CPO (Crude Palm Oil) yang harganya di dunia juga sedang tinggi," kata Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP) Panutan S. Sulendrakusuma di Jakarta, Rabu (12/1).
Baca Juga:
Warga Tangsel Antusias Sambut Operasi Pasar Minyak Goreng
Menurut pemantauan KSP, harga minyak goreng kemasan di beberapa pasar, baik di Jakarta Pusat maupun Jakarta Timur, terpantau sekitar Rp 20.000-Rp21.000 per liter. Sementara untuk minyak goreng curah terpantau di sekitar Rp 19.000 - Rp 20.000 per kg.
Dia menyampaikan, kebutuhan biaya untuk menutup selisih harga, minyak yang saat ini masih tinggi, sebesar Rp 3,6 triliun akan bersumber dari anggaran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS).
Presiden telah menugaskan Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Keuangan, dan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mempercepat implementasi dari kebijakan ini.
Panutan menilai, agar kebijakan operasi pasar berjalan efektif, pemerintah harus melibatkan semua jaringan pasar. Selain itu, pasokan CPO kepada produsen minyak goreng perlu diamankan agar kenaikan harga bisa dimitigasi.
Ia menegaskan, program subsidi juga harus dikelola. Pemerintah akan mengidentifikasi pengecer hingga konsumen, atau mungkin membuat sistem seperti kartu konsumen.
"Jangan sampai dana Rp 3,6 triliun yang digelontorkan mengalir ke produsen lagi. Karena ini bukan subsidi untuk produsen, ini subsidi untuk konsumen," ungkapnya. (Knu)
Baca Juga:
Erick Thohir Sebut Minyak Goreng untuk Operasi Pasar 'Kemasan Ekonomis'
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kemendag Klaim Harga MinyaKita Berangsur Turun, Tapi Masih di Atas HET
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Update Harga Pangan Nasional 2 Januari: Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas', Telur Ayam Ras Ikut Naik
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Harga Bahan Pokok Naik Jelang Nataru, Satgas Pangan Polda Banten Perketat Pengawasan
Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Topang Kebutuhan Jelang Natal dan Tahun
Cek Harga Sembako di Pasar Solo, Mendag Temukan Harga Cabai Naik
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Kasih Bantuan Sembako Selain Uang untuk Membeli Perlengkapan Sekolah
Pemerintah Ubah Aturan, Minyakita Hanya Akan Didistribusikan Oleh BUMN
Harga Minyak Goreng Stabil Tinggi, Tidak Pernah Turun