Harga Minya Dunia Bisa Tembus USD 115 Per Barel, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Mitigasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Harga Minya Dunia Bisa Tembus USD 115 Per Barel, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Mitigasi

Ilustrasi: Kendaraan mengantre membeli BBM di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di ruas Jalan Manekroo, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia yang menembus USD 115 per barel di tahun 2026 ini.

Permintaan itu disampaikan oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ateng Sutisna.

Sebagai negara yang masih bergantung pada impor minyak, kata Ateng, Indonesia menghadapi tantangan serius dalam menjaga keseimbangan antara ketahanan pasokan energi dan stabilitas fiskal negara.

"Situasi ini tidak bisa dianggap biasa. Pemerintah harus memastikan pasokan tetap aman, sekaligus menjaga agar tekanan terhadap APBN tidak semakin berat,” kata Ateng kepada wartawan, Selasa (31/3).

Baca juga:

Amerika Bersiap Rebut Kendali Selat Hormuz

Pemerintah saat ini mengandalkan tiga lapisan cadangan energi nasional, yaitu cadangan operasional badan usaha, cadangan penyangga energi (CPE), dan cadangan strategis berbasis kerja sama pemerintah dan swasta. Secara umum, cadangan nasional berada pada kisaran 27–28 hari, yang dinilainya masih dalam kondisi aman.

“Namun tantangan distribusi di lapangan tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah padat seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan,” bebernya.

Ia mengapresiasi langkah Pertamina dan BPH Migas dalam menjaga pasokan, termasuk melalui penambahan suplai dan kesiapsiagaan infrastruktur distribusi. Di sisi lain, lonjakan harga minyak dunia menciptakan tekanan besar terhadap postur APBN 2026.

Dengan asumsi harga minyak Indonesia (ICP) sebesar US$70 per barel, menurut Ateng, selisih harga saat ini berpotensi meningkatkan beban subsidi dan kompensasi energi secara signifikan.

"Setiap kenaikan harga minyak akan berdampak langsung pada anggaran negara. Ini yang harus diantisipasi secara serius,” ujarnya.

Ia menyoroti skenario fiskal yang telah disiapkan pemerintah, termasuk potensi risiko pelebaran defisit anggaran jika harga minyak bertahan tinggi dalam jangka waktu lama. Meski demikian, Ateng mendukung langkah pemerintah yang masih menahan kenaikan harga BBM bersubsidi demi menjaga daya beli masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, Ateng mengingatkan adanya potensi kenaikan harga BBM non subsidi mulai 1 April 2026 sebagai konsekuensi dari mekanisme pasar dan lonjakan harga minyak dunia saat ini.

Pemerintah perlu menyampaikan informasi secara terbuka dan terukur agar masyarakat tidak terkejut dan tetap tenang dalam menyikapi dinamika tersebut.

Sementara itu, untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, stabilitas harga perlu tetap dijaga setidaknya hingga kuartal kedua 2026 guna melindungi daya beli masyarakat pasca-Lebaran.

Ateng melanjutkan, dengan beroperasinya kilang RDMP Balikpapan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Proyek ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan impor sekaligus meningkatkan kualitas produksi BBM dalam negeri.

"Ini langkah strategis yang harus terus diperkuat, agar kita tidak terlalu rentan terhadap gejolak global,” imbuhnya.

Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz. (Pon)

#Selat Hormuz #Harga BBM #BBM Bersubsidi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Indonesia
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Eskalasi di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Indonesia
11 Provinsi Alami Gangguan Pasokan BBM, Bahlih Perintahkan Pertamina Gandakan Kapal
Bahlil yang juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan telah menerima laporan dari Pertamina ihwal kendala distribusi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
11 Provinsi Alami Gangguan Pasokan BBM, Bahlih Perintahkan Pertamina Gandakan Kapal
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Daftar harga BBM di SPBU Pertamina di awal Oktober 2026 belum berubah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Indonesia
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Harga BBM 1 Oktober 2026 tidak berubah dari September. Simak daftar harga Pertalite, Biosolar, Pertamax, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Bagikan