Hal yang Akan dihadapi Traveler Usai Pandemi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 18 Mei 2020
Hal yang Akan dihadapi Traveler Usai Pandemi

Wisata usai pandemi (Foto: Pixabay/SplitShire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OPTIMISME masih terus ada pada diri pelaku wisata. Banyak yang memperediksi industri ini akan tumbuh sangat cepat usai pandemi virus corona baru atau COVID-19. Meski begitu, kegiatan wisata tak akan lagi sama saat virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok ini menyerang.

Dilansir dari Antaranews.com, bagi para pelangcong yang tak sabar ingin melakukan perjalanan wisata harus beradaptasi dengan perubahan yang mempengaruhi tren wisata. Apa saja itu? Simak ulasannya.

Baca juga:

Salat Ied #DiRumahAja, Sudah Tahu Caranya?

1. Memilih wisata jarak dekat

Banyak pelancong memilih destinasi terdekat (Foto: Pixabay/DariuszSankowski)
Banyak pelancong memilih destinasi terdekat (Foto: Pixabay/DariuszSankowski)

Menurut Head of Marcomm Golden Rama Tours & Travel Ricky Hilton, tren berwisata usai pandemi ialah memilih destinasi yang tak terlalu jauh, namun tetap membuat nyaman. "Liburan simpel dan jarak dekat, seperti staycation," ucap Ricky dalam bincang-bincang daring beberapa waktu lalu.


2. Wisata non-mainstream

Memilih wisata non-mainstream (Foto: Pixabay/Pexels)
Memilih wisata non-mainstream (Foto: Pixabay/Pexels)

Selama pandemi, aktivitas lebih sering dilakukan di rumah. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan persiapan yang lebih matang untuk perjalanan mendatang. Kemungkinan nantinya akan banayk orang meilih tujuan wisata yang berbeda dari sebelumnya. "Orang bisa mencari destinasi yang lokasinya masih sepi," tutur Ricky.

Baca juga:

Memaknai Pulang lewat Film Pendek 'Rumah'

3. Pemeriksaan yang lebih ketat

Pemeriksaan menjadi ketat (Foto: Pixabay/alefukugava)
Pemeriksaan menjadi ketat (Foto: Pixabay/alefukugava)

Pandemi virus corona mengajarkan kita untuk lebih berhati-hati. Hal itu pula yang akan membuat pemeriksaan keamaanan dan kesehatan lebih diperketat dari sebelumnya. Awalnya pelancong akan bingung, namun seiring berjalannya waktu mereka akan terbiasa dengan ketatnya pemeriksaan.

4. Harga naik

Harga menjadi naik (Foto: Pixabay/veerasantinithi)
Harga menjadi naik (Foto: Pixabay/veerasantinithi)


Pandemi juga membuat standar kebersihan semain meningkat. Apalagi konsumen mulai pedulu dengan keamanan dan kenyamanan liburan, yang tentu akan berdampak pada kenaikan harga. "Misalnya hotel, orang mungkin concern dengan kebersihannya, akan ada standard baru biar customer merasa aman, dampaknya ke harga," ucap Chief Marketing Officer & Co-Founder tiket.com Gaery Undarsa. (Yni)

Baca juga:

COVID-19 Meluluhlantakan Label Musik?

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan