Kesehatan Mental

Hal-Hal yang Pernah Dialami Orang dengan Skizofrenia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 01 Juli 2023
Hal-Hal yang Pernah Dialami Orang dengan Skizofrenia

Tak mudah memahami bagaimana mengalami apa yang dihadapi orang dengan skizofrenia. (Foto: Pixabay/TotumRevolutum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBERUNTUNGAN yang bisa kamu dapatkan jika hidup di zaman modern ini salah satunya adalah merdeka dari gangguan kesehatan mental. Juga bebas dari stigma yang selama ini menyerang orang dengan gangguan mental. Bila itu sedikit demi sedikit mulai tergantikan dengan dukungan sosial, itu selayaknya harapan baru untuk menjalani hidup.

Bahkan ada beberapa gangguan mental yang pengobatannya mulai ditanggung oleh negara, loh. Zaman yang semakin modern dengan pekerjaan dan gaya hidup yang tekanannya enggak main-main tentu saja kesehatan mental harus menjadi prioritas utama.

Salah satu gangguan kesehatan mental yang mulai menjadi prioritas dan banyak orang mulai berani untuk mencari bantuan adalah skizofrenia.

Menurut Greatist, gangguan skizofrenia dulunya memang masih dianggap tabu dan mengerikan karena ada beberapa gejala yang cenderung membawa dampak negatif misalnya menyerang orang asing di area publik. Begini rasanya menjadi orang dengan skizofrenia.

Baca juga:

Penyalahgunaan Mariyuana Berisiko Skizofrenia

skizofrenia
Orang dengan skizofrenia merasa sering mendapatkan bisikan. (Foto: Pixabay/Clard)

1. Diawasi oleh Banyak Orang

Ketika berada di area publik yang notabene ada begitu banyak orang lalu lalang seperti mall, orang dengan skizofrenia akan merasa seperti diawasi oleh semua orang di area tersebut padahal sebenarnya tidak sama sekali. Ini dapat memicu serangan panik sehingga orang dengan skizofrenia bisa saja sewaktu-waktu berteriak atau berlari untuk mencari tempat berlindung.

2. Bisa Masuk ke Pikiran Orang Lain

Dalam hubungan sosial, orang dengan skizofrenia berteman baik dengan perilaku poranoia. Perilaku ini yang akhirnya menyebabkan hampir semua orang dengan skizofrenia memiliki impresi yang buruk terhadap orang lain.

Contohnya orang dengan skizofrenia selalu merasa orang lain membenci dirinya atau yang lebih parah berkhayal bahwa semua orang ingin mencelakai dirinya. Bahkan tak jarang loh orang dengan skizofrenia merasa ada orang yang ingin membunuh dirinya sehingga ia tak ragu untuk menyerang terlebih dulu.

Baca juga:

Skizofrenia, Gangguan Mental Menimbulkan Halusinasi

skizofrenia
Menyerang orang lain hanya karena berkhayal mendapatkan ancaman. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

3. Mendengar Banyak Bisikan

Kamu pasti pernah mendengar kasus seseorang yang melakukan sesuatu karena mendapatkan bisikan. Bahkan sebagian orang dengan skizofrenia mengaku bahwa bisikan tersebut merupakan sebuah wangsit yang harus ia lakukan atau ia akan celaka jika tidak menuruti wangsit tersebut.

Eh, setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata dirinya mengidap skizofrenia akut. Gangguan skizofrenia memang memiliki ciri khas gejala berupa mendengar banyak bisikan-bisikan yang sebenarnya hanya berkecamuk di dalam pikirannya saja atau lebih singkatnya khayalan belaka.

Bisa menjadi berbahaya jika bisikan tersebut menyuruh orang dengan skizofrenia untuk melakukan hal-hal ekstrem. (Mar)

Baca juga:

Genom Gelap di DNA Terkoneksi dengan Skizofrenia dan Bipolar



#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan