Hakim Federal Hentikan Upaya Penutupan USAID oleh Pemerintahan Trump, Sebut itu Upaya Langgar Konstitusi AS
Logo USAID (FOTO ANTARA)
MerahPutih.com - Seorang hakim federal menghentikan langkah pemerintahan Trump untuk menutup Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).
Dalam putusannya pada Selasa waktu setempat, Hakim Theodore Chuang menyatakan bahwa upaya yang dipimpin oleh Departemen Efisiensi Pemerintahan (Doge) di bawah Elon Musk kemungkinan melanggar konstitusi AS "dalam berbagai cara".
Dilansir BBC, Rabu (19/3), Hakim Chuang memerintahkan Doge untuk memulihkan akses sistem komputer dan pembayaran USAID bagi para pegawai, termasuk yang sebelumnya diberhentikan sementara.
Ia juga memutuskan bahwa pemutusan hubungan kerja terhadap pegawai USAID harus dihentikan, meskipun belum memerintahkan pengembalian pegawai yang sudah lebih dulu dinonaktifkan.
Baca juga:
PM Terpilih Jens-Frederik Nielsen Minta Eropa Lindungi Greenland dari Incaran Trump
Putusan ini menjadi pukulan bagi langkah kontroversial pemerintahan Trump yang belakangan gencar merestrukturisasi lembaga-lembaga federal.
Putusan ini juga muncul di tengah sorotan publik terhadap peran USAID dalam diplomasi dan bantuan luar negeri, terutama di wilayah-wilayah konflik dan negara berkembang. Sejumlah pihak menilai penutupan lembaga tersebut sebagai langkah politis yang berisiko melemahkan pengaruh global AS.
Di sisi lain, Doge—lembaga baru bentukan pemerintahan Trump yang dipimpin oleh Elon Musk—mengklaim penutupan USAID sebagai bagian dari efisiensi birokrasi.
Namun, keputusan hakim menegaskan bahwa perubahan drastis terhadap lembaga negara tetap harus mematuhi prinsip-prinsip hukum dan perlindungan konstitusional bagi pegawai federal. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat