Headline

Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI, Anies Dihadang Sopir Angkot

Eddy FloEddy Flo - Senin, 22 Juli 2019
 Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI, Anies Dihadang Sopir Angkot

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dihadang seorang sopir Kopaja saat hendak mengikuti rapat paripurna DPRD (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama rombongan Pemprov DKI dihadang seorang sopir angkutan Kopaja di gedung Balai Kota DKI saat akan menghadiri rapat paripurna DPRD di gedung DPRD DKI Senin (22/7).

Melihat Anies dan rombongan, seorang sopir Kopaja berlari menghampiri mereka. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu langsung menghampiri pria paruh baya berkaca mata itu. Mereka mengobrol sekitar 15 menit.

Baca Juga: Sekwan DPRD DKI Beberkan Alasan Dibalik Penundaan Rapat Paripurna

Sopir Kopaja diketahui bernama Parlan sempat ditahan oleh petugas keamanan Balai kota namun upaya itu tak berhasil. Parlan mengaku sopir kopaja 616 jurusan Cimpedak-Blok M.

Sepramg sopir Kopaja bernama Parlan menghadang Gubernur Anies di Balai Kota
Seorang sopir Kopaja bernama Parlan menghadang Anies di Balaikota DKI Jakarta (MP/Asropih)

Parlan bertemu Anies untuk menyampaikan keluhannya terkait dikandanginya Kopaja karena dinilai tidak layak jalan. Padaal menurut dia Pemprov DKI sendiri melakukan peremajaan.

Sambil menunggu terealisasinya janji pergantian bus yang tak layak jalan dengan bus baru dianggap bermasalah itu diperbolehkan beroperasi. Namun dua minggu belakangan Dishub DKI malah menangkap dan menertibkan kopaja tak layak jalan ini.

Baca Juga: Anies Berkomitmen Tetap Pakai Bahan Lokal Percantik Jakarta

"Janjinya kalau yang baru belum ada kita masih boleh beroperasi, sekarang kan disetop. sudah dikandangin kan waktu itu engak boleh keluar, saya langsung nemuin dikasih surat lah keluar. ini ditangkap dikandangin lagi. kalau dikandangin lagi, masuk lagi dipotong (dirusak). sedangkan ini belum ada solusinya, ini kan menyangkut perut," ujar Parlan usai bertemu Anies di Balai Kota DKI.

Menurut Parlan tak ada solusi yang diberikan oleh Anies meski sudah bertemu langsung menyampaikan keluhannya. Anies kata dia hanya mendengarkan saja keluhan dia tanpa mengemukakan ide baru dari masalah tersebut.

"Tadi pak Anies cuma iya, iya doang," cetusnya.(Asp)

Baca Juga: Pilih Bambu untuk Getah Getih Karena Anies Tak Ingin Pakai Besi Impor Tiongkok

#Anies Baswedan #DPRD DKI Jakarta #Kopaja #Gubernur DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Komisi B DPRD DKI Jakarta akan melakukan sidak ke pasar tradisional jelang Ramadan 2026 untuk mengawasi harga bahan pokok dan memastikan pasokan pangan aman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Indonesia
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas
Seorang pelajar tewas akibat tawuran di Jakarta Barat. Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bertindak.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas
Indonesia
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Komisi B DPRD DKI Jakarta belum menggelar rapat dengan BUMD pangan jelang Ramadan, namun terus memantau potensi lonjakan harga bahan pokok.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Indonesia
Penolakan RDF Rorotan Menguat, DPRD DKI Serahkan Evaluasi ke Pemprov
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menanggapi penolakan warga terhadap RDF Rorotan akibat bau dan limbah. DPRD mendorong dialog dan evaluasi menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Penolakan RDF Rorotan Menguat, DPRD DKI Serahkan Evaluasi ke Pemprov
Indonesia
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
BMKG juga menyoroti informasi yang beredar di media sosial soal OMC memiliki risiko dan seperti bom waktu.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
Indonesia
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperpanjang kebijakan PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026 menyusul prediksi BMKG terkait cuaca ekstrem dan hujan tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Indonesia
Ketua DPRD DKI tak Mau Gegabah Desak Jakarta Lepas Saham Bir
Perlu adanya kajian panjang dan diskusi para pakar terkait dengan pelepasan saham minuman beralkohol tersebut di Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Ketua DPRD DKI tak Mau Gegabah Desak Jakarta Lepas Saham Bir
Indonesia
Ketua DPRD DKI Minta Tanggul Laut Jakarta Ditambah 1 Meter untuk Cegah Banjir Rob
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta Pemprov DKI meninggikan tanggul laut hingga 1 meter dan rutin mengeruk sungai untuk cegah banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
Ketua DPRD DKI Minta Tanggul Laut Jakarta Ditambah 1 Meter untuk Cegah Banjir Rob
Indonesia
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Komisi C DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat dengan instansi dan BUMD pangan untuk memastikan stok dan harga bahan pokok jelang Ramadan 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Indonesia
Pemprov DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca di Hari Ke-12, Lakukan 4 Sorti
Pelaksanaan OMC hari ke-12 merupakan langkah antisipatif untuk mengendalikan potensi curah hujan tinggi yang dapat berdampak pada wilayah DKI.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Pemprov DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca di Hari Ke-12, Lakukan 4 Sorti
Bagikan