Kolaborasi Habitat for Humanity dan Pemkab Sragen Dorong Hunian Layak bagi 101 Keluarga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kolaborasi Habitat for Humanity dan Pemkab Sragen Dorong Hunian Layak bagi 101 Keluarga

(Foto: dok Habitat for Humanity Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Habitat for Humanity Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, untuk meningkatkan kualitas hunian 101 keluarga melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Kolaborasi tersebut diperkuat dengan skema pendanaan pendamping yang melibatkan mitra korporasi. Dukungan ini ditujukan untuk menghimpun sumber daya tambahan agar keluarga penerima manfaat dapat memperbaiki rumah mereka menjadi lebih aman, sehat, dan layak huni.

Dalam program ini, Habitat for Humanity Indonesia berperan sebagai mitra yang menghubungkan dukungan pemerintah, kontribusi mitra korporasi, serta pendampingan teknis selama proses peningkatan kualitas rumah.

Pendekatan lintas sektor tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu keluarga mengatasi keterbatasan sumber daya dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.

Baca juga:

Prabowo Larang Tanah BUMN Dijual Harga Pasar, Satgas Perumahan: Itu Haram, Harus untuk Kepentingan Rakyat

Ribuan Keluarga di Sragen Masih Menempati Rumah Tidak Layak Huni

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sragen, sebanyak 13.945 keluarga dari kelompok desil pendapatan 1 dan 2 masih menempati rumah tidak layak huni. Dari kelompok tersebut, terdapat 3.229 rumah tangga yang dikepalai perempuan dan 1.912 keluarga yang memiliki anggota penyandang disabilitas. Selain itu, sebanyak 2.151 keluarga tercatat masuk dalam kategori backlog perumahan.

Data tersebut menggambarkan bahwa persoalan perumahan tidak hanya menyangkut ketersediaan tempat tinggal, tetapi juga kualitas bangunan yang ditempati masyarakat.

Bagi keluarga berpenghasilan rendah, rumah yang sudah berdiri belum tentu memenuhi standar kelayakan. Atap bocor, dinding rapuh, lantai tanah yang becek, hingga fasilitas sanitasi yang tidak sesuai kebutuhan dapat memengaruhi kesehatan, keamanan, dan kenyamanan penghuni.

Melalui BSPS, pemerintah memberikan dukungan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas rumah secara swadaya. Habitat for Humanity Indonesia melengkapi upaya tersebut melalui dukungan pendanaan dan pendampingan teknis bersama mitra korporasi.

Baca juga:

Prabowo Perintahkan Menteri Ara Bangun Perumahan Murah di Kawasan Strategis

Pendanaan Pendamping Tingkatkan Dukungan Perbaikan Rumah

Dalam kolaborasi di Sragen, bantuan pemerintah melalui BSPS sebesar Rp20 juta dipadankan dengan tambahan dukungan Rp20 juta melalui Habitat for Humanity Indonesia.

Dengan skema match-funding tersebut, total dukungan pendanaan mencapai Rp40 juta untuk setiap keluarga penerima manfaat.

Skema ini mempertemukan sumber daya dari berbagai pihak untuk mendukung peningkatan kualitas hunian. Bantuan pemerintah dilengkapi kontribusi yang dihimpun Habitat for Humanity Indonesia dari para donatur dan mitra korporasi, sehingga pendanaan untuk perbaikan rumah menjadi lebih optimal.

Baca juga:

Program 3 Juta Rumah, Prabowo Libatkan Kampus untuk Riset Perumahan

Rumah Lebih Kokoh, Keluarga Merasa Terbantu

Manfaat perbaikan rumah dirasakan Sri Wahyuni bersama ibunya, Samiyati. Sebelum mendapatkan bantuan, rumah mereka memiliki atap miring dan dinding berbahan bambu yang dikhawatirkan roboh sewaktu-waktu.

"Seandainya tidak dibangun, rumahnya pasti akan ambruk, roboh semua. Atapnya sudah benar-benar miring, dan dindingnya juga masih menggunakan gedek dari bambu yang sudah lama," kata Sri Wahyuni dan Samiyati.

Setelah diperbaiki, rumah mereka menjadi lebih kokoh, rapi, dan tidak lagi memiliki lantai becek seperti sebelumnya. Perubahan tersebut juga menghadirkan kebanggaan bagi keluarga, terlebih setelah mendapat pujian dari para tetangga.

"Sekarang rumahnya bagus, sudah lebih kokoh lagi. Banyak tetangga yang memuji rumahnya sudah bagus dan tidak seperti dulu lagi, saya jadi bangga," pungkasnya. (Asp)

#BSPS #Sragen #Perumahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kolaborasi Habitat for Humanity dan Pemkab Sragen Dorong Hunian Layak bagi 101 Keluarga
Habitat for Humanity Indonesia dan Pemkab Sragen membantu 101 keluarga meningkatkan kualitas hunian melalui program BSPS dengan total dukungan Rp40 juta per keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kolaborasi Habitat for Humanity dan Pemkab Sragen Dorong Hunian Layak bagi 101 Keluarga
Berita Foto
Dua Show Unit Allurea Type E Lengkapi Pilihan Hunian Asthara Skyfront City
Kunjungan show unit Allurea Type E tipe terbaru di Cluster Allurea Extension, Tangerang (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Dua Show Unit Allurea Type E Lengkapi Pilihan Hunian Asthara Skyfront City
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Indonesia
KPP Sudah Tembus Rp 25 Triliun, Ini Rangkaian Program Pemerintah untuk Hunian Masyarakat
Maruarar Sirait mengungkap perkembangan KPP, BSPS, FLPP hingga kebijakan BPHTB dalam upaya memperluas akses hunian layak dan terjangkau.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
KPP Sudah Tembus Rp 25 Triliun, Ini Rangkaian Program Pemerintah untuk Hunian Masyarakat
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
Adik Prabowo Ingatkan Larangan Borong Hunian Terjangkau: Jangan Ada Oknum Nakal
Hashim mengantisipasi adanya pihak yang membeli hunian dalam jumlah besar, terutama jika kualitas bangunan dan lokasinya membuat nilai properti meningkat tajam.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Adik Prabowo Ingatkan Larangan Borong Hunian Terjangkau: Jangan Ada Oknum Nakal
Indonesia
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Jaring nelayan sekali dapat ikan sapu-sapu harus dipotong dan jaring tidak bisa dipakai lagi dan harus diperbaiki.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Indonesia
Legislator Desak Perumnas Beri Garansi Sertifikat di Program 3 Juta Rumah
Kesuksesan Program 3 Juta Rumah tidak boleh hanya diukur dari megahnya kuantitas bangunan fisik di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Legislator Desak Perumnas Beri Garansi Sertifikat di Program 3 Juta Rumah
Indonesia
Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Baru Tahun Depan, ini Daftar Lokasinya
Pemprov DKI akan membangun 11 rusun tahun depan. Berikut ini adalah daftar lokasinya.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Baru Tahun Depan, ini Daftar Lokasinya
Indonesia
30 Persen Warga Papua Belum Punya Hunian Layak, Mendagri Tito Ajak Swasta Turun Tangan
Sebanyak 30 persen warga Papua belum memiliki hunian layak. Mendagri Tito Karnavian pun mengajak swasta untuk ikut turun tangan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
30 Persen Warga Papua Belum Punya Hunian Layak, Mendagri Tito Ajak Swasta Turun Tangan
Bagikan