Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Habib Rizieq dan Firza Pastikan Hadir di Pemeriksaan Kedua Kasus Pornografi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 27 April 2017
Habib Rizieq dan Firza Pastikan Hadir di Pemeriksaan Kedua Kasus Pornografi

Habib Rizieq usai diperiksa di Mapolda Jabar kasus dugaan penodaan Pancasila dan penghinaan Presiden pertama Sukarno, Senin (13/2). (MP/Rina Garmina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dipastikan hadir dalam panggilan kedua oleh Polda Metro Jaya sebagai saksi atas kasus dugaan konten pornografi. Pemeriksaan terhadap Habib Rizieq dijadwalkan usai Hari Buruh, 1 Mei mendatang.

"Sebagai orang yang taat hukum, tentunya harus hadir, tapi beliau (Rizieq) masih sibuk. Tetap menjanjikan akan hadir, cuma disesuaikan jadwal beliau, disesuaikan waktunya," ujar Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro kepada wartawan, Kamis (27/4).

Rizieq akan membawa bukti-bukti untuk meyakinkan penyidik bahwa apa yang dimuat dalam situs Baladacintarizieq adalah tidak benar. Karena selama ini, kliennya merasa tak pernah berkomunikasi dengan Firza Husein.

"Kalau percakapan telepon setahu saya tidak ada. Jadi biarlah nanti fakta yang berbicara," tegas Sugito.

Sugito curiga, kasus ini digulirkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk mendiskreditkan kliennya. Bahkan, ada unsur politis dalam kasus ini.

"Saya meyakini, Habib (Rizieq) korban fitnah dan saya melihat sangat politis persoalan ini," papar Sugito.

Terpisah, kuasa hukum Firza Husein, Aziz Yanuar juga menyatakan kliennya sudah siap datang pada panggilan keduanya. Saat ini, kliennya menunggu surat panggilan dari Polda Metro Jaya.

"Iya (datang). Kami masih tunggu info dari mereka (Polda Metro Jaya)," kata Aziz melalui pesan singkat.

Sebelumnya, keduanya kompak tak hadir dalam pemeriksaan pertama yang dijadwalkan pada Selasa (25/4) lalu. Namun, baik Habib Rizieq maupun Firza sama-sama tak dapat hadir. Rizieq beralasan sibuk, sementara Firza berhalangan lantaran sedang sakit.

Namun, penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap keduanya. Pemeriksaan dilakukan pasca perayaan Hari Buruh 1 Mei mendatang, yaitu antara tanggal 2 atau 3 Mei.

Selain Rizieq dan Firza, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap istri Rizieq Syarifah Fadhlun Yahya, Ketua DPP FPI Habib Muchsin Alatas dan Kak Ema.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya menerima Laporan Polisi Nomor: LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus. Terlapor dalam kasus ini masih dalam lidik.

Terlapor dalam kasus ini terancam Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 32 Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, serta Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Ayp)

Baca juga berita lain tentang kasus yang membelit Habib Rizieq di: Polda Metro Akan Jemput Paksa Habib Rizieq

#Habib Rizieq #Rizieq Shihab #Polda Metro Jaya #Firza Husein
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan