Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi pada Sabtu (19/4), Masuk Status Siaga
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Sabtu (19/4). Foto: PVMBG
MerahPutih.com - Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi sebanyak tiga kali pada Sabtu (19/4).
Berdasarkan keterangan yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi terjadi pada Sabtu (19/4) dini hari pukul 00.27 WITA, pukul 01.14 WITA, dan pukul 01.35 WITA.
Pada erupsi pertama tinggi, kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak atau sekitar 2.384 mdpl. Kolom abu itu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.
Kejadian erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi kurang lebih tiga menit tiga detik.
Baca juga:
Sementara pada erupsi kedua, tinggi kolom abu teramati kurang lebih 700 meer di atas puncak atau sekitar 2.284 mdpl. Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.
Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 8.8 mm dan durasi kurang lebih dua menit 43 detik.
Selanjutnya, dilaporkan pada erupsi ketigam tinggi kolom abu teramati kurang lebih 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.184 mdpl. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.
Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 8.1 mm dan durasi kurang lebih satu menit 44 detik.
Baca juga:
4 Negara ini Diprediksi Lenyap dari Peta Dunia, Disebabkan Konflik hingga Bencana Alam
Saat ini, gunung yang terletak di Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, berada pada Status Level III (Siaga).
Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi dan sektoral barat daya atau timur laut sejauh 6 km.
Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki juga diminta untuk memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. (*)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan