Gunakan Sepeda Anies Sambangi Christmas Carol di Depan Hotel Grand Hyatt

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 19 Desember 2019
 Gunakan Sepeda Anies Sambangi Christmas Carol di Depan Hotel Grand Hyatt

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda menyaksikan Christmas Carol di Hotel Grand Hyatt (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi pagelaran Christmas Carol di depan hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Kamis (18/12) sore. Anies melihat momentum perayaan Natal 2019 ini naik kendaraan sepeda.

Orang nomor satu di Jakarta itu kunjungi Christmas Carol sekitar sore menjelang malam dengan mengenakan baju batik lengan panjang dan helm berwarna hitam.

Baca Juga:

DKI Gelar Christmas Carol, Pengamat: Yang Paling Penting untuk Umat Nasrani Perlindungan

Alasan Anies mengunjungi kegiatan Christmas Carol naik sepeda agar bisa lebih mudah menyusuri 11 titik program yang bertujuan untuk meyemarakan perayaan Natal itu.

"Saya naik sepeda karena saya mau keliling mampir. Ini kan yg tampil beda-beda ya. Jadi saya igin menyapa semua, saya ingin mampir jadinya saya pake sepeda biar gampang," kata Anies di lokasi.

Suasana Christmas Carol di Hotel Grand Hyatt Jakarta
Penampilan Christmas Carol di Hotel Grand Hyatt Jakarta (MP/Asropih)

Anies juga menuturkan, tujuan bersepeda yaitu untuk mengkampanyekan agar sepeda menjadi salah satu alat transportasi.

"Karena itu tidak perlu pake baju khusus, tidak perlu pake sepatu khusus. Yang penting ada sepeda lalu jalan. Makanya saya pake batik naik sepeda," papar dia.

Pantauan merahputih.com acara Christmas Carol digelar tepat di depan hotel Grand Hyatt Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Berbagai kelengkapan acara musik seperti microphone, speaker, dan dekorasi lampu disiapkan di lokasi. Alat musik akustik seperti cajon, gitar dan bass juga ikut disiapkan.

Para penampil terlihat bergantian menyanyikan lagu yang khas saat natal. Di antaranya seperti Feliz Navidad dan Have Yourself A Merry Little Christmas.

Acara yang digelar di atas trotoar ini menarik perhatian warga sekitar yang melintas. Terlihat di depan band yang tengah tampil dipenuhi oleh warga yang tengah menyaksikan.

Banyak warga yang menyaksikan Christmas Carol di Jakarta
Warga tampak antusias menikmati Christmas Carol di Jakarta (MP/Asropih)

Kebanyakan dari mereka ikut bernyanyi dan tepuk tangan bersama. Bahkan warga yang tadinya tengah berjalan menyempatkan diri untuk berhenti dan menikmati alunan musik.

Ada 11 titik Christmas Carol di sepanjang Jalan Sudirman-MH. Thamrin dan stasiun MRT. Pelaksanaan acara itu mulai dari 18-20 Desember 2019 yang dimulai pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.

Baca Juga:

Warga Sarankan Pemprov DKI Adakan Christmas Carol di CFD

Kesebelas titik tersebut, yaitu depan Grand Hyatt, Terowongan Kendal, Taman Dukuh Atas, depan Sampoerna, depan FX Senayan, Stasiun MRT Bundaran HI, Stasiun MRT Istora, Stasiun MRT Blok M, Stasiun MRT Cipete Raya. Kemudian ada di depan Mayapada, depan Panin, tapi baru akan dimulai pada hari Jumat (20/12) besok.

"Pesan yang ingin kami tekankan adalah, Jakarta milik semua. Kami ingin menciptakan kebersamaan dan persaudaraan di Jakarta. Sebelumnya kami juga mendukung event-event keagamaan lain, dan ini menandakan Jakarta memang kota untuk semua, Jakarta kota yang berkeadilan sosial," kata Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat.(Asp)

Baca Juga:

Anies Gelar Christmas Carol di 11 Titik, Warga: Bagus Jakarta Plural

#Natal #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Indonesia
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Gubernur Jakarta akan menggelar open house Lebaran di Balai Kota pada hari pertama Idulfitri 2026. Ia memastikan bersama Rano Karno tetap berada di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Bagikan