Gunakan Pakaian Sendiri, Tersangka Pencurian Gantung Diri di Dalam Sel

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 26 Agustus 2017
Gunakan Pakaian Sendiri, Tersangka Pencurian Gantung Diri di Dalam Sel

Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Slamet (58), tersangka pencuri kendaraan bermotor ditemukan gantung diri di sel Mapolsek Simpangpematang, Kabupaten Tebo, Lampung.

Kapolres Mesuji AKBP Prianto menjelaskan yang bersangkutan adalah tersangka pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor dan ada sekitar 31 laporan kejahatannya.

Tersangka meninggal di dalam sel Polsek Simpangpematang. Tersangka bunuh diri dengan gantung diri menggunakan pakaian yang dikenakan.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan tersangka kami masukan dalam sel. Paginya baru diketahui dia gantung diri. Kami menyayangkan kejadian itu karena belum sempat kami melakukan pengembangan. Kemungkinan dia depresi dengan kasus yang dialaminya," kata Kapolres di Mesuji, Lampung, Jumat (25/8).

Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Simpangpematang Iptu Endri kepada Media, Kamis (24/8), menjelaskan penangkapan tersangka SL Warga Dusun III Umbulrowo, Desa Sidobasuki, Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI, Sumatera Selatan berdasarkan laporan LP/41-B/II/2017/Polda LPG/Res Mesuji/Sek. Simpangpematang tanggal 12 Ferbruari 2017. Tersangka melakukan pencurian bersama dengan KP (P21) dan TR (DPO).

Korbannya adalah Andriyanto (62), warga Desa Adijaya, Kecamatan Simpangpematang Kabupaten Mesuji, Lampung dengan kerugian dua unit sepeda motor. Modusnya, tersangka menggunakan sepeda motor, kemudian kendaraannya disembunyikan di semak-semak.

Setelah itu, tersangka berjalan kaki dan mencari rumah yang bangunan dapur belakang terbuat dari papan. Setelah tersangka mencongkel jendela atau pintu dapur dengan besi kawanan pencuri itu memberi oli bekas di ensel pintu agar tidak bunyi. Kemudian, tersangka membawa kabur dua motor milik korban dan menjualnya di OKI, Sumatera Selatan.

Tersangka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. (*)

Sumber: ANTARA

#Kabupaten Mesuji #Bunuh Diri
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Bagikan