Gubernur Pramono Sebut Progres Taman Bendera Pusaka Telah Capai 92 Persen, Siap Jadi Ruang Terbuka Hijau dan Pengendali Banjir

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Pramono Sebut Progres Taman Bendera Pusaka Telah Capai 92 Persen, Siap Jadi Ruang Terbuka Hijau dan Pengendali Banjir

Progres pembangunan Taman Bendera Pusaka. (foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMBANGUNAN Taman Bendera Pusaka di Jalan Barito I, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah mencapai 92 persen. Taman ini siap menjadi ruang terbuka hijau sekaligus pengendali banjir. Taman tersebut menggabungkan tiga taman yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.

"Sekarang progres pembangunan taman telah mencapai 92 persen. Saya mengharapkan pada Maret 2026 taman seluas 5,6 hektare ini dapat diresmikan," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau progres pembangunan Taman Bendera Pusaka, Jumat (13/2).

Pramono menerangkan Taman Bendera Pusaka akan terintegrasi secara menyeluruh dengan kawasan sekitar, termasuk dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer. Saat ini masih terdapat sejumlah pekerjaan tahap akhir, di antaranya pembangunan terowongan penghubung dari Taman Langsat ke Taman Leuser yang melintasi Jalan Kiai Maja, serta pembangunan jembatan penghubung antara Taman Ayodya dan Taman Langsat.

Selain sebagai ruang terbuka hijau, taman ini juga dirancang memiliki fungsi pengendalian banjir. Di lokasi tersebut dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) oleh Dinas Sumber Daya Air untuk memastikan kualitas air tetap bersih dan tidak berbau, sekaligus membantu pengendalian genangan di kawasan sekitar.

"IPAL dibangun di sini supaya airnya tidak berbau, menjadi lebih bersih, sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir di area ini," ujarnya.

Baca juga:

Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Ruang Hijau Baru Warga Jakarta Selatan



Taman Bendera Pusaka dilengkapi berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi, antara lain lapangan padel, playground, serta lapangan multifungsi untuk bulu tangkis dan basket. Pramono menegaskan seluruh fasilitas olahraga di taman tersebut dapat digunakan masyarakat secara gratis.

Ia juga menekankan pentingnya aspek perawatan setelah taman selesai dibangun. Untuk itu, Gubernur Pramono meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta memastikan pengelolaan dilakukan secara optimal agar kualitas fasilitas tetap terjaga. Dari sisi keamanan, taman ini dilengkapi 127 titik CCTV yang terpasang di berbagai sudut area guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Taman Bendera Pusaka direncanakan beroperasi selama 24 jam dengan penataan pencahayaan (lighting) yang estetik, termasuk pencahayaan pada pepohonan agar terlihat lebih indah pada malam hari. Pemerintah DKI juga menyediakan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di dalam kawasan taman. Namun, UMKM yang dapat beroperasi akan melalui proses kurasi oleh Jakarta Experience Board (JXB) guna menjaga kualitas dan ketertiban kawasan.

Sebelum taman ini diresmikan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan uji coba operasional serta mengundang berbagai pihak, termasuk media, untuk melihat langsung kesiapan fasilitas.

"Sebelum diresmikan, kita lakukan uji coba terlebih dahulu," tuturnya.(Asp)

Baca juga:

Melihat Progres Pembangunan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan Capai 45 Persen



#DKI Jakarta #Taman Bendera Pusaka #Pramono Anung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Jakarta telah mengalami Kemajuan signifikan, tapi masih memiliki sejumlah tantangan yang mesti diselesaikan untuk mewujudkan kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Indonesia
Gubernur Pramono Kasi Izin Anak Buahnya Nobar, Asalkan tak Ganggu Jam Kerja
Secara prinsip, ucap Pramono, ia memberikan ruang bagi masyarakat maupun ASN untuk menikmati gelaran sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Kasi Izin Anak Buahnya Nobar, Asalkan tak Ganggu Jam Kerja
Indonesia
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Kawasan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare itu akan dikembangkan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak swasta.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Indonesia
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Program gratis naik transportasi umum di Jakarta ini sebelumnya sudah mencakup kelompok seperti lansia, pelajar, ASN, TNI, Polri, hingga jurnalis.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Pramono telah memerintahkan SKPD terkait untuk melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku perusakan fasilitas publik tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Indonesia
Gratis Naik Transportasi Umum 27-28 Juni, Hadiah Meriahkan HUT Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan itu sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kota yang jatuh pada 22 Juni.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gratis Naik Transportasi Umum 27-28 Juni, Hadiah Meriahkan HUT Jakarta
Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Indonesia
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Selama ini, wilayah sekeliling menganggap fasilitas angkutan umum lintas batas sekadar pemenuh hajat hidup warga Jakarta semata
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Indonesia
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku aksi vandalisme pemotongan kabel lift JPO Lenteng Agung.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Dishub DKI Gelar Operasi Gabungan Skala Besar, Angkut 11 Jukir Liar
Petugas melakukan pengawasan secara rutin untuk mencegah pelanggaran kembali terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Dishub DKI Gelar Operasi Gabungan Skala Besar, Angkut 11 Jukir Liar
Bagikan