Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Umum Dukung UKM Penyandang Disabilitas

Jurnalis MagangJurnalis Magang - Jumat, 15 Oktober 2021
Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Umum Dukung UKM Penyandang Disabilitas

Karya dari teman disabilitas berpotensi dalam bidang usaha mikro. (Foto: Unsplash/Juan Manuel Núñez Méndez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung usaha kecil dan menengah para penyandang disabilitas guna untuk dapat mengembangkan usaha yang mereka hasilkan. Menurut Khofifah, teman-teman disabilitas ini sangat berpotensi dalam bidang usaha mikro.

Melansir dari laman Kamibijak, Jumat (15/10), saat ditemui di stand Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang digelar di Grand City Surabaya, Khofifah menjelaskan jika semua penyandang disabilitas juga memiliki potensi yang sama dengan warga non-disabilitas di bidang usaha. Maka dari itu teman-teman disabilitas juga berhak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan warga non-disabilitas.

Menurut Khofifah, sangat diperlukan juga dorongan dan dukungan agar usaha yang dikelola oleh teman penyandang disabilitas dapat tumbuh berkembang dengan pesat dan mampu bersaing di pasaran nasional maupun internasional.

Baca Juga :

Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital

Dampak dari pandemi saat ini, lanjut Gubernur, menjadi salah satu pengaruh menurunnya minat daya beli masyarakat. Saat pameran stan tersebut, Khofifah sengaja mendatangi salah satu UKM yang dikelola oleh penyandang disabilitas dan memberikan dukungan dan semangat bahwa kekurangan yang mereka hadapi bukanlah menjadi penghalang mereka untuk menjadi seorang pengusaha sukses.

Pemerintah provinsi Jawa Timur juga siap untuk membantu dengan memberikan modal, pelatihan, hingga pemasaran secara digital. Karena di era digital yang semakin berkembang ini banyak produsen yang memilih menjalankan bisnis menggunakan basis teknologi.

Baca Juga :

Program Bantuan Pemerintah Bangkitkan UMKM

Para penyandang disabilitas mampu bersaing di pasaran dengan karya yang ia ciptakan. (Foto: Unsplash/felipepelaquim)

Tidak bosan-bosan, Khofifah selalu mengingatkan dan mengajak masyarakat umum untuk membeli produk hasil karya UKM dari teman-teman penyandang disabilitas, karena dengan begitu mereka akan semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas produknya.

"Saya bangga dengan hasil karya pelaku UKM disabilitas yang sangat luar biasa. Meski di tengah keterbatasan, tapi mereka mampu menghasilkan produk yang punya nilai guna dan ekonomi yang tinggi," katanya. (nmi)

Baca Juga :

Enggak Cengeng, Penyandang Disabilitas Peduli Sesama di Tengah Pandemi

#UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Pemerintah mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan sisa alokasi plafon KUR yang masih terbuka lebar tahun ini untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Komisi VII DPR meminta Kemendag dan Komdigi membentuk tim audit independen untuk mengusut dugaan penahanan dana pelaku UMKM di TikTok Shop.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Indonesia
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
SPAI menolak pengemudi ojol, taksol, dan kurir kargo dikategorikan sebagai UMKM. Desak pemerintah mengakui mereka sebagai pekerja dan menjamin hak ketenagakerjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
Indonesia
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
OJK mengapresiasi dukungan Bank Jakarta dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan inklusi keuangan di DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
Bagikan