Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 26 September 2021
Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital

Platform digital Tokko resmi diluncurkan untuk mempermudah UMKM. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH platform digital yang ditunggu-tunggu oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) resmi diluncurkan pada Sabtu 25 September 2021. Platfrom bernama Tokko dipercaya akan menjadi gerbang utama UMKM untuk meraih kesuksesan di era digital. Hal tersebut juga diyakini oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang ikut hadir dalam peluncurannya secara virtual.

Dalam konteks potensi ekonomi digital, pada 2020 aktivitas jual beli ekonomi digital Indonesia mencapai USD44 juta atau setara Rp631 triliun. Diperkirakan dalam hitungan lima tahun atau pada 2025, akan ada potensi ekonomi digital sebesar USD124 juta atau setara Rp1.744 triliun, menurut laporan riset dari Google dan Temasek.

Baca juga:

Ridwan Kamil Membuka Peluncuran Platform Tokko

Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital
Lorenzo Peracchione, Founder & CEO Tokko. (Foto: Istimewa)

Lorenzo Peracchione, Founder & CEO Tokko, dalam acara peluncurannya mengajak para pelaku UMKM untuk mengambil kesempatan ini, guna mengembangkan bisnis di platform digital melalui aplikasi Tokko yang bisa diunduh di Google Play Store.

“Tokko adalah platform yang bisa digunakan pedagang dengan mudah untuk membangun bisnis online. Tokko membuka akses ke konsumen sehingga pedagang akan mudah meningkatkan jumlah pelanggan dengan lebih cepat," jelas Lorenzo Peracchione.

"Kami tim Tokko akan mendukung semua pelakunya. Karena kami percaya bahwa bisnis, brand, dan pelanggan, adalah kunci kesuksesan UMKM,” tambahnya.

Bobby Silalahi, VP Community Tokko, menyampaikan 9 dari 10 UMKM yang masih aktif mengakui bahwa pandemi berkepanjangan mempengaruhi pendapatan mereka secara signifikan. “Tapi di balik semua ini kami melihat secercah harapan. Menurut riset dari Google di akhir 2020, sektor pertumbuhan ekonomi digital Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat. Sektor ini tumbuh 11% dibanding 2019", ungkap Bobby.

Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital
Bobby Silalahi, VP Community Tokko. (Foto: Istimewa)

Riset ini juga menunjukkan dalam tiga tahun ke depan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan tumbuh sekitar tiga kali lipat. Inilah kenapa go digital adalah jalan yang tepat,” lanjutnya.

Baca juga:

Pembayaran Digital Kunci Pertumbuhan UMKM Indonesia

Melalui aplikasi Tokko, pelaku UMKM bisa membuat website resmi mereka sendiri hanya dengan bermodalkan smartphone. Salah satu keunggulan dari memiliki website resmi sendiri adalah, identitas brand pelaku UMKM akan tertap terjaga. Ini jelas berbeda dengan berjualan di e-commerce atau marketplace yang hampir tidak memperhatikan branding.

Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital
Arlan Andhika, VP Business Development Tokko. (Foto: Istimewa)

Arlan Andhika, VP Business Development Tokko, menyampaikan “brand yang sudah besar seperti Adidas, maupun brand legendaris Bandung memiliki website resmi mereka sendiri, untuk bisa mengendalikan bisnis mereka dan konsumen mereka. Tidak hanya brand besar dan legendaris, tapi juga brand baru seperti D.F.o Bandung milik Dendy Darman Founder unkl347 yang mempercayakan flagship store mereka di dalam aplikasi Tokko,” terangnya.

Tokko juga sudah terintegrasi dengan berbagai macam opsi pengiriman baik regular, ekspres, same day, sampai instan yang disediakan oleh partner logistik mereka.

Fitur terbaru dari Tokko yang tidak didapatkan di platform lainnya adalah, para pelaku bisa mengelola iklan online yang sudah terintegrasi dalam platform Tokko seperti iklan Facebook, Instagram, dan Google untuk menjangkau pelanggan baru.

Selain itu, Tokko juga bekerjasama dengan Kaya ID untuk memajukan UMKM melalui bimbingan dan pelatihan branding yang kuat di Kaya ID selaku inkubator bisnis.

Platform Tokko, Solusi Tumbuh Kembang UMKM di Era Digital
Diskusi dengan para pelaku UMKM di Bandung. (Foto: Istimewa)

Nita Kartika Sari, CEO Kaya ID menegaskan bahwa memiliki toko online resmi adalah kunci menuju kesuksesan. “Karena dengan menggunakan fitur di dalam Tokko, kita bisa tahu konsumen kita kesukaannya apa saja, produk yang paling disukai apa saja, semua data konsumen kita ketahui. Selain biaya platform yang dikenakan di Tokko memang tidak semahal e-commerce atau marketplace lainnya,” jelasnya. (*)

Baca juga:

Potensi Cuan Bisnis Digital bagi Pelaku UMKM di Masa Pandemi

#UMKM #Bisnis #Bisnis Online #Platform Digital
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 resmi dibuka di PIK 2, Tangerang. Pameran bisnis ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Lifestyle
30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Perubahan preferensi konsumen menjadi kompas utama kami dalam melangkah dan mengembangkan bisnis Erajaya.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
  30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Bagikan