Wisata Indonesia

Gua Batu Kapal yang Penuh Bebatuan Indah

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 04 Oktober 2018
Gua Batu Kapal yang Penuh Bebatuan Indah

Gua Batu Kapal di Solok Selatan, Sumatera Barat. (Foto: instagram@humas_solsel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERNYATA di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat memiliki GBK, bukan hanya DKI Jakarta saja. Bedanya kalau di Jakarta GBK berarti Gelora Bung Karno. Sementara di Solok Selatan, GBK berarti Gua Batu Kapal yang berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Wisata alam Gua Batu Kapal ini memiliki langit-langit maksimal 80 meter dengan luas konon mencapai 27 hektar. Bukan ide yang baik bila masuk ke dalam gua tanpa pendampingan pemandu lokal. Sangat berbahaya karena banyak lorong di dalamnya. Pemandu lokal mengerti jalur yang harus dilalui dan aman. Jalurnya dapat menurun atau naik yang dapat membuat orang tersesat. Bersiaplah melintasi jalanan basah, berbatu, sungai dangkal, dan sesekali tercium bau kotoran kelalawar.

Laman Arah Destinasi menuliskan gua ini terlihat kokoh dan misterius. Masuk ke dalam gua, terhampar tanah luas dengan hiasan batu-batu besar. Waktu yang tepat datang ke goa ini sebelum pukul 10 pagi. Sinar matahari yang masuk menciptakan semacam lampu sorot yang menerpa bebatuan di dalamnya. Sinar itu kemudian menciptakan keindahan warna-warna pada bebatuan.

gua batu kapal
Diperkirakan Gua Batu Kapal memiliki luas 27 hektar. (Foto: instagram@humas_solsel)

Pemandu lokal akan memberitahu spot mana saja yang bagus dijadikan latar untuk berfoto. Biasanya yang dijadikan spot berfoto seperti latar jalinan akar pohon tua yang unik, di salah satu pintu masuk gua yang terletak di ketinggian berbeda.

Jaraknya sekitar 35 km dari Kota Padang Aro. Selama perjalanan menuju destinasi wisata ini mata dimanjakan dengan hamparan sawah yang luas, baik yang hijau maupun kuning. Begitu juga dengan jejeran rumah-rumah gadang yang menunjukan kebijakan budaya Minang. Belum lagi pemandangan gunung, bukit dan aliran sungai yang menambahkan keindahan perjalanan.

Biasanya, para pemandu akan membawa berkeliling gua sekitar dua jam, tergantung permintaan dan kemampuan menjelajah. Mereka menyarankan datang sebelum pukul 10.00 agar mendapat momen-momen cantik. Spot unik lainnya berfoto dengan latar jalinan akar pohon tua yang unik, di salah satu pintu masuk gua yang terletak di ketinggian berbeda. Bersiaplah melintasi jalanan basah, berbatu, sungai dangkal, dan sesekali tercium bau kotoran kelalawar.

gua batu kapal
Gua Batu Kapal yang memiliki bebatuan yang indah. (Foto: instagram@humas_solsel)

Laman Arah Destinasi memuat bahwa Gua Batu Kapal merupakan salah satu potensi pariwisata di kabupaten yang masih masuk kategori tertinggal di Sumatera Barat. Gua itu ditemukan sekitar 1984, ketika ada pembukaan lahan kelapa sawit. Sejak saat itu keindahan dan keunikan gua menyebar dari mulut ke mulut.

Komunitas Geopark Ranah Minang datang untuk melakukan penelitian untuk mengukur usia bebatuan gua. Hasilnya akan digunakan untuk membantu mempromosikan pariwisata, dan membantu pemerintah daerah agar bisa mengajukan Gua Batu Kapal sebagai salah satu kekayaan geopark nasional. (*)

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Bagikan