Green Lifestyle, Kunci Ketersediaan Pangan Berkelanjutan Usai Pandemi

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 19 Januari 2021
Green Lifestyle, Kunci Ketersediaan Pangan Berkelanjutan Usai Pandemi

Pertanian. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Intergovernmental Science-Policy Platform on Bio diversity and Ecosystem Services (IPBES) menyebut, hasil panen di beberapa daerah dapat berkurang setengahnya pada tahun 2050 dalam skenario business as usual.

Artinya, jumlah makanan yang tersedia akan bekurang drastis dibandingkan sekarang. Dan, tentunya jumlah angka kelaparan pun akan meningkat tajam. Oleh karena itu, Green Lifestyle atau Gaya Hidup Hijau adalah kunci untuk menjaga ketersediaan pangan di masa depan.

Baca Juga

Jokowi Perintahkan Kementan Rampungkan Proyek Lumbung Pangan

Permasalahan pangan ini kemudian semakin berat dengan hadirnya pandemi COVID-19. Layanan makanan dan perhotelan telah menghadapi tantangan dengan menurunnya permintaan makanan dan perubahan perilaku konsumen.

Sistem pangan berkelanjutan adalah sistem pangan yang memberikan ketahanan pangan dan gizi bagi semua tanpa mengganggu ketahanan pangan dan gizi bagi generasi mendatang.

Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) telah mengembangkan platform untuk mempromosikan GreenLifestyle untuk Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan, khususnya melalui 6 sektorbisnis yakni Food, Pulp & Paper, Fashion/Beauty, Building/ Infrastruktur, Plastik & Kemasan, dan Karet.

“Penting bagi seluruh pihak untuk aktif berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan sistem pangan, baik dari sisi bisnis, pemerintah, dan juga publik pada umumnya,” jelas Executive Committee of IBCSD, Laksmi Prasvita dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (19/1)

Diskusi
Diskusi IBSCD soal Green Lifestyle. Foto: Istimewa

Sejalan dengan inisiatif sektor bisnis, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga giat mempromosikan SDG kepada seluruh sektor. Melalui Pusat Standardisasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pemerintah membentuk Community of Practices SCP atau Komunitas Pelaku Praktek Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan.

“2020 kami mencanangkan strategi memeperbanyak Community of Practices. Sehingga, sangat penting untuk memperlihatkan kebanyak pihak bahwa inilah aksi yang bisa dilakukan. Di 2021 kami juga siapkan rencana implementasi di tingkat kota/kabupaten hingga tingkat desa dan kelurahan,” ucap Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Noer Adi Wardojo.

Selain KLHK, inisiatif sektor bisnis ini juga didukung sepenuhnya oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan NasionalRepublik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Kami mendukung penuh kegiatan ini dan menantikan hasilnya dan tentunya siap untuk berkolaborasi," tegas Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas, Anang Noegroho Setyo Moeljono. (Pon)

Baca Juga

PSBB Jawa-Bali, Pemerintah Diminta Perhatikan Potensi Terjadinya Krisis Pangan

#Ketahanan Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Indonesia
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp 9,79 Triliun, Jadi Kunci Ketahanan Pangan hingga Energi Hijau
Presiden Prabowo meresmikan lima bendungan di lima provinsi dengan total anggaran Rp9,79 triliun. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung irigasi puluhan ribu hektare lahan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp 9,79 Triliun, Jadi Kunci Ketahanan Pangan hingga Energi Hijau
Indonesia
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta mitigasi El Nino dilakukan secara cepat dan terintegrasi guna menjaga produktivitas pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang mencakup pangan, perdagangan, industri, hingga pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Indonesia
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan implementasi program bantuan pangan turut andil mendukung stabilitas harga pangan, termasuk komoditas minyak goreng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Indonesia
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Bapak dan ibu guru bersama siswa bersama-sama menjalankan kebun sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Indonesia
Antisipasi El Nino 2026, Pemprov DKI Siapkan Strategi Ketahanan Pangan
Pemprov DKI siapkan strategi hadapi El Nino 2026. Dari hidroponik hingga pemanfaatan air AC untuk jaga ketahanan pangan kota.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Antisipasi El Nino 2026, Pemprov DKI Siapkan Strategi Ketahanan Pangan
Indonesia
Swasembada Pangan Dikebut, 8 Komoditas Diproyeksi Surplus Juni 2026
Pemerintah targetkan 8 komoditas pangan swasembada Juni 2026. Data Bapanas menunjukkan surplus beras, jagung, gula, hingga telur ayam.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Swasembada Pangan Dikebut, 8 Komoditas Diproyeksi Surplus Juni 2026
Indonesia
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Program pengembangan jagung di area seluas 1.500 hektare ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Dunia
BRIN Pimpin Tim Riset Internasional Jadikan Pisang Liar Sumber Pangan Global
Genotipe plasma nutfah pisang liar dari Indonesia akan menjadi induk persilangan dalam merekayasa varietas pisang unggul tahan penyakit.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
BRIN Pimpin Tim Riset Internasional Jadikan Pisang Liar Sumber Pangan Global
Bagikan