Grafik Penghitungan Suara Hilang dari Situs KPU, Pakar Telematika: Bisa Picu Kecurigaan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Maret 2024
Grafik Penghitungan Suara Hilang dari Situs KPU, Pakar Telematika: Bisa Picu Kecurigaan

Pakar telematika Roy Suryo. (Foto: dok. pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak kunjung menampilkan grafik rekapitulasi suara di situs Sirekap.

Pakar Telematika Roy Suryo menilai, dihilangkannya grafik dan rekapitulasi di Sirekap terkesan mubazir.

“Hal ini sama saja sudah menghabiskan dana masyarakat ini menjadi mubazir dan buang-buang anggaran negara,” ujar Roy di Jakarta, Rabu (13/3).

Baca juga:

Roy Suryo: Sirekap KPU Tak Layak Digunakan

Lebih Lajut, Roy menilai penghilangan Sirekap ini terkesan disengaja.

“Proses penghilangan data publik inipun dilakukan secara diam-diam sebelumnya, tanpa ada pengumuman sebelumnya, kebetulan bersamaan ketika Facebook dan Instagram “Down” waktu itu, mungkin agar biar dikira ada efeknya,” cetus mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga ini.

Roy pun menyoroti pernyataan dari KPU yang menyampaikan bahwa memang grafik dan hasil rekapitulasi dari tiap TPS sekarang dihilangkan dengan alasan untuk menjaga masyarakat dari informasi yang tidak akurat.

“Pernyataan KPU itu tak masuk akal. Padahal masyarakat perlu dengan transparansi yang ada,” tutur Roy yang juga mantan Politikus Demokrat ini.

Baca juga:

Pengamat Nilai Hak Angket Bakal Gagal di Tengah Jalan

Dia menduga, penghilangan grafik dan rekapitulasi Sirekap ini berbahaya karena dapat disalahgunakan untuk upaya-upaya tersembunyi meloloskan partai tertentu.

Khususnya, partai yang semula angkanya kecil mendadak 'meroket' menjadi diatas ambang Parliamentary Threshold 4 persen dan masuk Senayan.

“Karena masih membutuhkan sekitar 1,5 juta suara disaat perhitungan Rekapitulasi sudah diatas 65 persen. KPU mestinya menampilkan lagi Sirkap agar masyarakat bisa memantau proses penghitungan suara,” terangnya.

Sekedar informasi, semua grafik atau diagram pie dan rekapitulasi sengaja dinonaktifkan oleh KPU. Kini hanya ditampilkan hasil pemindaian atau foto scan c hasil.

Proses penghilangan tampilan grafik itu dilakukan tanpa pemberitahuan ke publik sebelumnya. (knu)

Baca juga:

Pakar Pemilu Kritik KPU Hilangkan Grafik Data Hasil Suara di Sirekap

#Pemilu 2024 #Roy Suryo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Indonesia
Sidang Perdana Roy Suryo Digelar, Jaksa Beberkan Dakwaan soal Ijazah Jokowi
Roy Suryo didakwa menyebarkan informasi tidak benar soal ijazah Jokowi. Sidang perdana digelar di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9).
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Sidang Perdana Roy Suryo Digelar, Jaksa Beberkan Dakwaan soal Ijazah Jokowi
Indonesia
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Putusan tersebut dibacakan hakim tunggal dalam agenda pembacaan putusan di PN Jakarta Selatan, Rabu (26/8).
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Indonesia
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Hakim menyatakan pengajuan praperadilan setelah berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan merupakan penyalahgunaan prosedur hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Indonesia
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo karena Dianggap tak Relevan
Hakim menilai permohonan tersebut sudah tidak lagi relevan karena perkara pokok telah lebih dahulu dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo karena Dianggap tak Relevan
Indonesia
Nasib Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Ditentukan Hari Ini
Sidang kali ini beragendakan pembacaan putusan terkait gugatan Roy Suryo mengenai penetapan dirinya sebagai tersangka.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Nasib Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Ditentukan Hari Ini
Indonesia
Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo Terkait Penangkapan, Polda Metro Tegaskan Kasus Jalan Terus
Hakim menilai Roy Suryo tidak menunjukkan indikasi akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, maupun menghambat proses penyidikan.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo Terkait Penangkapan, Polda Metro Tegaskan Kasus Jalan Terus
Indonesia
Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Penangkapan dan Penggeledahan Dinilai Tidak Sah
Polda Metro Jaya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghormati putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan sebagian permohonan gugatan praperadilan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Penangkapan dan Penggeledahan Dinilai Tidak Sah
Indonesia
Bawa Bukti 50 Dokumen Penangkapan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Berharap Hakim Jeli
Polda Metro Jaya telah menyerahkan 50 bukti dokumen dan menghadirkan 1 ahli untuk menguatkan dalil penangkapan dan penahanan Roy Suryo
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Bawa Bukti 50 Dokumen Penangkapan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Berharap Hakim Jeli
Bagikan