Gorila di Zoo Atlanta, Positif Terkena COVID-19

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 16 September 2021
Gorila di Zoo Atlanta, Positif Terkena COVID-19

Kebun binatang tidak mengatakan berapa banyak gorila yang dites positif. (Foto: brightspotcdn.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ZOO Atlanta mengatakan beberapa gorila dataran rendah barat yang ada dalam perawatan mereka, telah positif setelah dites untuk SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.

Gorila-gorila tersebut diuji setelah karyawan kebun binatang melihat adanya batuk, keluarnya cairan dari hidung, dan kehilangan nafsu makan pada beberapa hewan, demikian pernyataan kebun binatang dalam pembaruan di halaman webnya.

Pengujian dimulai dan sampel usap tinja, hidung, dan mulut dikirim ke Laboratorium Diagnostik Hewan Athena di Universitas Georgia. Dari hasil tes diduga mereka positif. Pihak kebun binatang sedang mencari konfirmasi sampel dari National Veterinary Services Laboratory di Ames, Iowa, demikian pernyataan Zoo Atlanta seperti diberitakan WebMD (15/9).

Baca juga:

SpaceX Kirim Empat Warga Sipil Pertamanya ke Angkasa Luar

Kebun binatang tidak mengatakan berapa banyak gorila yang dites positif, tetapi The Atlanta Journal-Constitution mengatakan 13 dari 20 gorila telah melakukan tes. Saat ini, tim dokter hewan kebun binatang sedang merawat gorila yang berisiko mengalami komplikasi dengan antibodi monoklonal. Gorila pun akan diuji secara teratur.

Zoo Atlanta mengatakan, telah diizinkan untuk menggunakan vaksin Zoetis, yang dirancang untuk hewan yang berisiko terinfeksi virus. Gorila akan divaksinasi saat mereka pulih. Kebun binatang juga akan menggunakan vaksin pada orangutan Kalimantan dan Sumatera, harimau Sumatera, singa Afrika, dan macan dahan.

Saat ini tidak ada data yang menunjukkan hewan kebun binatang dapat menularkan virus ke manusia. (Foto: cbs46.com)
Zoo Atlanta juga akan menggunakan vaksin COVID-19 pada orangutan, harimau Sumatera, singa Afrika. (wkrg.com)

“Tim sedang memantau gorila yang terkena dampak dengan sangat cermat dan berharap mereka akan pulih sepenuhnya. Mereka menerima perawatan terbaik, dan kami siap memberikan perawatan suportif tambahan jika diperlukan,” kata Sam Rivera, DVM, direktur senior kesehatan hewan kebun binatang.

“Kami sangat prihatin bahwa infeksi ini terjadi, terutama mengingat protokol keselamatan kami saat bekerja dengan kera besar dan spesies hewan rentan lainnya, dan selama pandemi, sangat ketat,” Rivera menjelaskan.

Baca juga:

SpaceX Luncurkan Kapsul Naga Kedua ke Angkasa Luar

Gorila-gorila itu mungkin tertular COVID-19 dari seorang karyawan kebun binatang yang telah dites positif. Anggota tim divaksinasi, mengenakan alat pelindung, dan tidak menunjukkan gejala pada hari mereka melapor untuk bekerja, menurut Zoo Atlanta.

Saat ini tidak ada data yang menunjukkan hewan kebun binatang dapat menularkan virus ke manusia. (Foto: cbs46.com)
Saat ini tidak ada data yang menunjukkan hewan kebun binatang dapat menularkan virus ke manusia. (Foto: cbs46.com)

Gorila-gorila tersebut tidak memiliki risiko penularan ke pengunjung kebun binatang, atau sebaliknya, karena jarak fisik antara tamu dan habitat hewan. Manusia dapat menularkan virus ke hewan tetapi, "Saat ini tidak ada data yang menunjukkan bahwa hewan kebun binatang dapat menularkan virus ke manusia," demikian pernyataan Zoo Atlanta.

Sebelummnya sempat diberitakan Atlanta Journal-Constitution, delapan gorila di Taman Safari Kebun Binatang San Diego dirawat karena virus itu pada Januari. Semua pulih.

Selain gorila, binatang seperti kucing, anjing, harimau, dan mink juga pernah diberitakan positif COVID-19. (aru)

Baca juga:

Helikopter NASA Berhasil Mengangkasa di Mars

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan