Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Google dan Apple Tindak Aplikasi Terkait Virus Corona

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 06 Maret 2020
Google dan Apple Tindak Aplikasi Terkait Virus Corona

Aplikasi terkait corona ditindak (Foto: Pixabay/Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VIRUS corona masih menjadi perbincangan di semua kalangan. Hal itu karena virus yang berasal dari Provinsi Wuhan, Tiongkok ini telah menewaskan ribuan jiwa yang tersebar di banyak negara. Bukan hanya itu saja, corona juga membuat banyak sektor industri terganggu, terutama yang memiliki pabrik di Tiongkok.

Sayangnya, di balik kekhawatiran banyak orang, ada oknum yang memanfaatkannya sebagai ladang bisnis. Salah satunya adalah aplikasi-aplikasi yang terkait virus corona, mulai dari game, simulator dan lain sebagainya.

Baca juga:

Starbucks Hentikan Program 'Reusable' untuk Kurangi Penyebaran Corona

Apple dan Google menindak aplikasi terkain virus corona (Foto: Pixabay/JESHOOTS-com)
Apple dan Google menindak aplikasi terkain virus corona (Foto: Pixabay/JESHOOTS-com)

Melihat hal itu, Apple dan Google tak tinggal diam. Dilansir dari The Verge, kedua perusahaan itu mulai menindak aplikasi yang terkait virus corona. Tujuannya untuk memerangi misinformasi. Mereka menolak apapun yang berhubungan dengan virus corona yang bukan berasal dari organisasi kesehatan yang diakui atau pemerintah.

Google dilaporkan tak memunculkan hasil apapun untuk pencarian terkain virus corona di Play Store. Meskipun saat ini belum jelas apakah Goggle juga membatasi persetujuan aplikasi baru.

Baca juga:

Cegah Virus Corona Saat Traveling

Google langsung menghapus pencarian terkait virus corona (Foto: Pixabay/ParampreetChanana)
Google langsung menghapus pencarian terkait virus corona (Foto: Pixabay/ParampreetChanana)

Di lain sisi Apple sempat mendapati aplikasi terkait virus corona dalam tinjual manualnya. Pengembang mereka mengatakan telah menerima pesan dari Apple yang berbunyi “Aplikasi dengan informasi tentang medis saat ini perlu diserahkan ke lembaga yang diakui.”

Sayangnya, beberapa aplikasi seluler dari pengembang independen yang memberikan informasi menggunakan sumber dari Organinasi Kesehatan Dunia terjebak dengan larangan ini. Masalah tersebut kemudian menjadi evaluasi Apple apakah aplikasi penyedia informasi virus corona menjadi sumber yang bisa dipercaya publik atau tidak.

Berdasarkan pantauan, Jumat (6/3) beberapa aplikasi iOS terkait virus corona masih muncul di mesin pencarian. Sementara untuk Android, Google sengaja memblokir hasil pencarian terkait virus corona, coronavirus atau COVID-19. (Yni)

Baca juga:

Tip Cegah Virus Corona Ala Jokowi

#Android #Apple App Store #Google
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Tekno
PUBG Mobile 4.4 Resmi Rilis, Hero Crown Hadirkan Map Mitologi Baru
PUBG Mobile 4.4 resmi rilis dengan mode Hero’s Crown bertema Yunani-Romawi. Hadir floating island, JS9 SMG, buff sniper, dan map baru Erangel.
ImanK - Selasa, 12 Mei 2026
PUBG Mobile 4.4 Resmi Rilis, Hero Crown Hadirkan Map Mitologi Baru
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Bagikan