Gimana Sih Nasib Pekerja Paruh Waktu Semasa Pandemi?

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 19 September 2021
Gimana Sih Nasib Pekerja Paruh Waktu Semasa Pandemi?

Profesi sebagai barista telah dilakoni Renatha selama dua tahun. (Unsplash: Tyler Nix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RENATHA baru sadar punya hak berbeda dengan rekannya sesama barista saat pandemi kali pertama melanda. Perempuan berusia 21 tahun tersebut tak beroleh waktu kerja penuh lantaran perusahaan tempatnya bekerja menetapkan peraturan baru. Seluruh pekerja paruh waktu 'dirumahkan'. Ia pun tak lagi meracik kopi.

"Suasananya kacau banget waktu itu. Jadi beberapa cabang toko kopi tempat aku kerja tutup. Buat mengurangi kerugian, atasan memutuskan untuk memberhentikan sementara anak part time. Tapi tiga bulan itu menurutku sama sekali bukan sementara sih," ucapnya dengan tawa.

Baca juga:

Kalahkan Diri Sendiri, Bukti Psoriasis Warrior Juga Jagoan Tangguh!

Pandemi mendorong semua aspek kehidupan mengalami perubahan lantaran skenario terburuk harus dilakukan meski pahit agar usaha tetap melaju.

Tak mau hanya berdiam diri di rumah, Renatha putar otak agar pemasukan tetap ada di tengah situasi sulit. Selain meracik kopi, ia memang hobi di dapur, dari memasak sampai membuat kue. Di dalam kondisi terjepit lantaran tak ada pemasukan, ia nan semula tak berani bahkan membagikan hasil olahan dapurnya kepada orang lain, mulai menjajal menyebar contoh kue buatannya di salah satu pasar daerah Pamulang, tak jauh dari tempat tinggalnya.

freelancer
Bulletproof coffee bagi pelaku diet keto. (123RF/duskbabe)

Ternyata ternyata nasib baik belum menghampirinya. Kue kering coklat hasil buatannya hanya berhasil dijual sebanyak lima toples. Kegagalannya tidak membuat semangat Renatha menghilang begitu saja. Ia lantas mencoba beberapa resep kue terbaru.

Renata mulai mengujicoba resep brownies ubi ungu. Sisa uang tabungannya dimanfaatkan semaksimal mungkin. Tak hanya mencoba peruntungannya dalam menjajakan makanannya, Renatha juga mencari beberapa pekerjaan untuk menambah penghasilannya.

Baca juga:

Cerita Ketangguhan Pemilik Ivegan Pizza Berjuang Menjadi Seorang Vegan

Di tengah perjuangan mencari pekerjaan, tempat Renatha bekerja mulai kembali mempekerjakan pegawai paruh waktu. Namun, baru saja Renatha mulai kembali bekerja selama dua hari, pemerintah kembali menetapkan PPKM Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali. Alhasil, Renatha harus kembali di rumah saja.

Ia kembali meneruskan kegiatan dapurnya. Renatha kembali menjual brownies. Namun, di saat menjajakan kuenya, ia beroleh peluang kerja baru nan tak terbayang sebelumnya.

Resep fudge brownies ala diet keto (Foto: unsplash/Aneta Voborilova)
Resep fudge brownies ala diet keto (Foto: unsplash/Aneta Voborilova)

Renatha harus menjalani hari di lingkup paling dibencinya saat pelajaran SMA, akuntansi. Ia beroleh peluang baru bekerja paruh kala sebagai seorang admin di salah satu perusahaan dan harus bergulat dengan laporan serta pembukuan.

Seluruh laporan dan pembukuan terkait administrasi dan perpajakan dari CV tersebut kini merupakan tanggung jawabnya. Renatha tentu belum pernah berhadapan dengan giro maupun hal-hal semacamnya.

Namun, selama kurang lebih satu bulan bekerja, Renatha telah mengetahui kunci pekerjaannya ini;konsentrasi. “Jadi aku enggak bisa asal sekarang. Ini duit aku pegang jutaan, bahkan ratusan juta. Konsentrasi itu harus banget, kalau sampai ada hilang bon pembelian, nanti aku juga bingung,” jelas Renatha.

freelancer
Pekerja paruh waktu tertekan akibat PPKM Darurat. (Unsplash: Patrick Tomasso)

Berbagai cara dilakukannya agar dapat bekerja dengan maksimal. Mulai dari membedah laporan terdahulu, menonton beberapa video di YouTube untuk lebih membuka pengetahuannya, hingga meminta bantuan rekan lainnya, rela dilakukannya di luar jam kerja demi mengejar ketertinggalan.

Soal kesalahan, tentunya Renatha pernah melakukannya. “Selama satu bulan ini aku belum pernah buat kesalahan besar sih, tapi itu aku pernah kurang fokus. Jadinya bon dan bal-hal penting lain suka terlewat aku tulis di laporan,” pungkasnya. (Cit)

Baca juga:

Ketangguhan Anak Sulung Menyanggupi Ekspektasi Orangtua

#September Jagoan Tangguh Negeri Aing #Kuliner
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Sedang liburan ke Kota Wali? Jangan lewatkan 10 makanan khas Demak yang legendaris dan menggugah selera dari Caos Dhahar Lorogendhing hingga Mangut Kepala Manyung.
ImanK - Sabtu, 25 Oktober 2025
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Lifestyle
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Yuk jelajahi 10 kuliner khas Kudus yang paling terkenal! Mulai dari soto kerbau legendaris, nasi pindang, hingga gethuk nyimut yang manis dan unik.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Tradisi
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Sebanyak 14 warisan budaya Solo berbagai kategori berbeda dari makanan hingga olahraga tradisional ditetapkan WBTb.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Bagikan