Pilpres 2019

Geruduk KPU, 9 Sekjen Koalisi Jokowi Cari Bocoran

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 07 Agustus 2018
Geruduk KPU, 9 Sekjen Koalisi Jokowi Cari Bocoran

Sembilan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Presiden Jokowi menggelar jumpa pers di KPU. Foto: MP/Fadhli

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai-partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI siang ini.

Pantauan di lokasi, kesembilan orang itu dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto langsung meluncur menuju ruang rapat utama KPU. Di sana, jajaran petinggi KPU sudah menunggu untuk menjelaskan mekanisme pendaftaran capres-cawapres di KPU RI.

"Jadi kami datang untuk melakukan konsultasi dengan seluruh komisioner KPU terkait dengan momentum yang sebentar lagi akan dilakukan untuk melakukan pendaftaran capres cawapres," kata Hasto, yang juga merangkap Juru Bicara Sekjen Partai Pendukung Jokowi itu, Selasa (7/8).

KPU
Kantor KPU RI. Foto: Antara

Hasto menjelaskan kedatangan mereka untuk mencari informasi terkait proses pendaftaran pasangan capres dan cawapres. Untuk itu, lanjut dia, diperlukan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan komisioner KPU untuk mengetahui aspek-aspek teknis dan kemudian yang tidak kalah penting adalah administratifnya.

"Karena kami ingin segala sesuatunya sudah siap. Seperti tim kampanye, visi misi presiden dan kemudian persyaratan-persyaratan legalitas yang diperlukan oleh paslon capres cawapres," ujarnya.

Ketika disinggung ihwal kapan mendaftar, Hasto kembali mengulang ucapan yang sama, yaitu menunggu momentum yang baik. Dirinya enggan menjelaskan lebih detail terkait pertanyaan tersebut.

Seusai mendapat keterangan dari KPU, sembilan sekjen itu menggelar pertemuan tertutup dengan jajaran Komisioner KPU. Karena menyangkut hal teknis, sehingga awak media dilarang untuk meliput pertemuan tersebut.

Presiden Jokowi menjawab wartawan saat meninjau venue Pencak Silat Asian Games 2018, di TMII, Jakarta, Senin (6/8) pagi. (Foto: OJI/Humas)

Para sekjen hadir dalam acara ini mewakili partai pendukung maupun dari sekjen partai nonparlemen. Mereka adalah Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate, dan Sekjen PPP Arsul Sani. Kemudian Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich, Sekjen Hanura Herry Lontung, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Imam Anshori. (Fdi)

#Koalisi Pilpres #Jokowi #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan